Skip to main content

Ngeblog Untuk Dibayar atau Kebutuhan Diri?

Saat awal munculnya internet, orang menulis blog atau web log mungkin hanyalah sebagai catatan untuk menceritakan pengalaman kesehariannya atau menuangkan gagasan pikirannya yang tidak dapat tersalurkan ke media massa atau tempat lainnya. Salah satu blog yang populer di Indonesia adalah KambingJantan.com yang diampu oleh Raditya Dika. Di sini dia menuliskan kegiatan hariannya dengan gaya yang komedik, sehingga membuat peselancar internet terpikat dan rajin berkunjung ke blog tersebut. Bahkan pada akhirnya blog KambingJantan.com diterbitkan sebagai buku serta dijadikan film. 
.
Selain Dika, banyak juga penulis blog lain, tentu dengan materi khas masing-masing. Ada yang konsisten mengambil topik otomotif, komputer, teknologi, membahas cerita anak, atau sama seperti Dika yang menjadikan blog sebagai Diary, atau tempat cerita hidup sehari-harinya. Cerita saat dia suka lawan jenis, ditolah, lulus sekolah, masuk kerja, dll. Apapun itu sah-sah saja, asal tidak membuat kata-kata dan konten negatif.
.
Pada perkembangannya, Google memunculkan suatu platform periklanan yang disebut AdSense atau lengkapnya Google AdSense. Di sini Google menawarkan pada para pemilik blog atau website untuk bermitra iklan. Jadi pemilik blog/website mendaftarkan diri di GoogleAdsense. Nanti dia bisa membuat format iklan, kemudian memasangkannya di web atau blognya. Secara pintar, konten iklan akan diisikan oleh AdSense dengan materi yang bisa berubah-ubah, sesuai dengan materi apa yang diiklankan. Semakin populer suatu blog, dan semakin banyak orang menyorot dan membuka iklan, maka pemilik blog pun bisa mendapatkan bagi hasil yang semakin besar dari AdSense. 
.
Selain AdSense sebenarnya masih banyak sistem mitra periklanan lain untuk blog/website seperti media.net, amazon display ads, adversial, vigilin dan skimlinks. Ada juga sistem affiliate marketing. Di sini Anda mempromosikan produk milik orang lain dan mendapatkan komisi.
.
Khususnya di Indonesia berkembang juga model peluang ekonomi/profesi sebagai blogger liputan. Blogger model ini kerjanya mirip dengan wartawan. Dia diundang oleh markom atau tim komunikasi suatu instansi atau perusahaan untuk hadir dalam kegiatan atau informasi produk mereka, kemudian menuliskan berita terkait. Diharapkan tulisan yang positif memberikan efek lebih luas ke masyarakat jika disampaikan melalui saluran yang benar.
.
Semakin sering blog dikunjungi, maka trafficnya semakin tinggi, sehingga bisa dibilang: daya jual blog tersebut juga baik. Kepopuleran suatu blog bisa diliat dengan sistem statistik Google Analytic. Bisa juga mengecek melalui website yang memiliki layanan Pagerank Checker. Nilai kepopuleran suatu laman website disebut sebagai DA atau Domain Authority, sedangkan nilai kepopuleran suatu posting tulisan, disebut sebagai PA atau Page Authority . Inilah salah satu cara untuk mengetahui kepopuleran suatu blog bagi calon mitra yang ingin produk atau jasanya ditampilkan di blog tersebut, baik dalam wujud liputan atau program afiliasi.
.
jadi apakah ngeblog atau nulis blog itu untuk dibayar, atau kebutuhan diri, hobi, ekspresi diri sang penulis?
Untuk Gwe sendiri, memang aslinya suka nulis. Awalnya sih nulis fiksi, yang ditawarkan ke penerbit. Dari pengalaman kerja sebagai humas dan pendamping wartawan/reporter, Gwe pun bisa nulis berita liputan alias tulisan non-fiksi, yang isinya tentu saja menceritakan suatu acara atau menampilkan produk. Menjadi blogger liputan berarti kamu bisa melihat dan mengamati langsung. Terkait penghasilan dari Adsense atau honor liputan tidak mutlak diharapkan, namun bisa menjadi suntikan yang segar. 
.
Karena itu, Gwe pun mengingatkan diri sendiri untuk rajin-rajin nulis blog. Kalau bisa sih posting sehari sekali. Jangan mengharapkan honor, atau fasilitas yang lain. Nanti rezeki bakal datang sendiri. 
.
Namun deadline untuk Gwe sendiri itu, bagi sebagian penulis blog lain ternyata memberatkan. Ada yang maunya posting tulisan dua minggu sekali, ada juga yang pengin posting seminggu sekali. Kalau Gwe pikir ya itu terserah kebijakan masing-masing, mau berekspresi atau tidak, trafficnya tinggi atau biasa aja. Bagi blogger yang menulis sebagai kebutuhan sendiri, berapapun honor atau bahkan tidak dibayar, bukan suatu masalah. Ide konten bisa muncul setiap saat, dan bisa dituangkan dalam bentuk positn gtulsan seekspresif mungkin. Namun bagi blogger AdSense atau blogger liputan yang ingin dilirik brand atau mitra, akan lebih baik bila memiliki blog dengan tingkat kunjungan atau traffic yang tinggi. Gimana bisa dapat traffic yang tinggi? Mudahnya adalah dengan posting tulisan satu atau lebih topik tiap hari. Dari situ link postingan bisa dishare untuk mendapatkan kunjungan peselancar internet dari berbagai tempat di Indonesia, bahkan dunia.

Comments

  1. Mantabb sekali ulasanya..
    Iya aku awalnya juga mau nulis blog sangat berat... tapi berhubung niatnya untuk berbagi banyak hal dengan pembaca kita tentu ini bikin kita semangat nulis.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Sisi Lain Kebencian! Preview Kamen Rider Gavv episode 38

Episode 38 dari Kamen Rider Gavv diprediksi akan menjadi titik balik emosional dan naratif yang penting, terutama bagi karakter Hanto dan Jeep Stomach. Ketegangan tidak hanya terjadi dalam pertarungan fisik, tetapi juga konflik batin yang mengguncang identitas dan pilihan hidup para karakter utama. 🍡 Toko Manisan dan Kenangan Pahit Shouma (Chinen Hidekazu) dan rekan-rekannya mendapat misi unik dari Happy Pare : menghidupkan kembali sebuah toko manisan tradisional Jepang yang sudah lama vakum. Tampaknya ini akan menjadi selingan ringan dari konflik besar, namun justru menjadi awal dari konfrontasi emosional yang mendalam. Di toko tersebut, mereka bertemu Kenji (Yoshioka Mutsuo), seorang pengrajin wagashi berbakat… yang ternyata adalah Granute , antagonis yang selama ini diburu Hanto karena menculik ibunya. Hanto (Hino Yusuke) yang selama ini menghidupi dirinya dengan semangat balas dendam mendadak goyah, apalagi ketika melihat Kenji mendapat tempat sebagai sosok ayah kedua...

Piramida Terbalik: Cara Jitu Membuat Artikel Menarik

Sebuah artikel yang baik haruslah padat dan informatif. Bukan malah bertele-tele, berputar-putar, atau malah diulang-ulang. Padahal sejak SD, kita sudah diajarkan menulis. Namun untuk bisa membuat tulisan yang terstruktur, menarik, dan enak dibaca memang ada suatu teknik khusus. Dalam dunia kewartaan teknik tersebut dikenal dengan istilah Piramida Terbalik , yang dilengkapi dengan rumus 5W+1H dalam menulis sebuah berita. Apa sih maksudnya? Tentu saja hal ini bukan mengenai suatu bangunan antik dari negeri Mesir, tetapi istilah ini untuk menggambarkan bagaimana cara kita menulis. Kalau Anda melihat piramida, bentuknya mirip dengan segitiga. Bagian atasnya adalah puncak, makin ke bawah makin lebar. Namun kalau piramida atau segitiga ini posisinya kita balik, terlihat bahwa bagian paling atas yang lebar atau luas, terus mengecil ke bawah menjadi titik runcing. Serupa dengan bentuk segitiga terbalik tersebut, suatu artikel akan lebih terstruktur apabila di bagian awal atau ...

Membalikkan Keadaan: Master Gavv! Preview Kamen Rider Gavv episode 36

Episode 36 dari Kamen Rider Gavv menjanjikan sebuah ledakan emosi dan aksi yang memuncak ketika strategi jahat Rango (Tsukamoto Takashi) mencapai tahap baru yang mencengangkan. Dalam semalam, ia memicu insiden penghilangan massal —tanda bahwa kekacauan sudah mencapai titik kritis. Tiga pahlawan kita, Shoma (Chinen Hidekazu), Hanto (Hino Yusuke), dan Rakia (Shoji Kohei), akhirnya berhadapan langsung dengan Rango. Meski telah mengandalkan kekuatan Overgavv hasil modifikasi dengan Gochipod , mereka harus menerima kenyataan pahit: Rango masih berada jauh di atas angin. Pertempuran brutal itu berakhir dengan kekalahan telak di pihak para Rider. Namun, alih-alih patah semangat, kekalahan ini justru menjadi titik balik. Ketiganya bersiap kembali dengan strategi baru. Tapi waktu tak banyak. Rango telah memilih target berikutnya— sebuah konser live , tempat ribuan orang berkumpul, termasuk Ritsuko (Tanaka Riko), teman baik Sachika (Miyabe Nozomi). Melihat bahaya yang akan datang, Shoma m...