Episode 23 dari Kamen Rider Zeztz menandai titik balik paling kelam dalam perjalanan sang protagonis. Kematian Agen No.5 dan Agen No.6 bukan hanya kehilangan bagi tim—tetapi menjadi pemicu lahirnya sesuatu yang jauh lebih berbahaya. Sesuatu yang selama ini tertidur dalam diri Baku Yorozu. Amarah yang Mengubah Segalanya Kehilangan dua agen memicu ledakan emosi dalam diri Baku Yorozu (diperankan oleh Ryutaro Imai). Rasa bersalah, amarah, dan trauma kolektif membuka segel kekuatan baru: Nightmare Catastrophe . Dalam wujud transformasi terbarunya—Zetts Catastrophe—Baku tampil berbeda dari sebelumnya. Aura heroiknya lenyap. Yang tersisa hanyalah kekuatan destruktif yang hadir seperti bencana alam. Kemunculannya bukan lagi sebagai penyelamat. Ia hadir seperti mimpi buruk yang menjadi nyata. Kalimat Nox menggema: “Kau adalah mimpi buruk yang lahir dari CODE.” Apa Arti Ucapan Nox? Sejak awal seri, organisasi CODE digambarkan sebagai sistem yang memanipulasi trauma dan mimpi buruk manusia menj...
🧠 Disaster Nightmare: Ancaman Nyata Selama ini di Zeztz , Nightmare — monster yang berasal dari mimpi buruk — merupakan ancaman yang muncul dalam dunia mimpi dan kemudian berdampak ke dunia nyata jika tidak dihentikan. Dalam episode ini, Disaster Nightmare telah menciptakan kekacauan nyata, dan targetnya bukan sembarang orang: ia mengincar Kodaka, yang diperankan oleh Yuki Furukawa. Kehadiran Nightmare ini di dunia nyata membuat bahaya bukan lagi soal mimpi saja, tapi juga soal kehidupan manusia yang terancam secara langsung . 🛡️ Baku Mulai Mempertanyakan CODE Sampai titik ini, kita melihat Baku sebagai agen yang menjalankan perintah dari organisasi rahasia CODE . Namun, Disaster Nightmare mengubah segalanya: Baku harus menyaksikan betapa berbahayanya situasi di dunia nyata, dan kehancuran yang bisa terjadi jika Nightmare menginfeksi dunia fisik. Situasi ini membuatnya mulai meragukan motif dan metode CODE yang “kejam” dalam penanganan Nightmare. Baku harus menimbang ulang pe...