Skip to main content

Posts

Showing posts with the label wisata

Mengunjungi Museum Kota Lama Semarang: Jejak Sejarah dan Teknologi Modern

Museum Kota Lama Semarang adalah salah satu destinasi wisata baru yang menawarkan perpaduan menarik antara sejarah dan teknologi modern. Museum ini berdiri di atas lokasi yang dulunya merupakan air mancur di Bundaran Bubakan Semarang. Sebagai bagian dari program revitalisasi kawasan Kota Lama Semarang, museum ini menjadi upaya untuk menghidupkan kembali kejayaan masa lampau sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata budaya dan sejarah di kota ini. Akses dan Reservasi Museum Pengunjung dapat menikmati area luar museum, kolam dengan jembatan kaca, dan naik ke lantai dua secara gratis. Namun, untuk masuk ke dalam museum, pengunjung harus melakukan reservasi melalui aplikasi Lunpia . Tiket masuk dikenakan biaya Rp10.000 per orang, mulai efektif pada tahun 2024. Museum ini buka dari Selasa hingga Minggu dengan jam operasional yang dibagi ke dalam beberapa sesi kunjungan. Terdapat 12 sesi per hari, dengan waktu istirahat dari pukul 12.00 hingga 13.00 dan pembersihan area pada pukul 15.30 hin...

Titik Nol Kilometer Semarang: Keindahan Simbol Sejarah di Tengah Kota Lama

Sabtu malam, 23 November 2024, menjadi pengalaman berkesan bagi kami sekeluarga. Bersama istri dan anak, kami mengunjungi Titik Nol Kilometer Semarang , sebuah lokasi ikonik di Kota Lama Semarang yang kini dilengkapi karya arsitektur modern berbentuk angka "0" besar berwarna perak. Menjadi daya tarik unik, bagian atas angka ini dilengkapi air mancur yang memuntahkan air ke bawah, memberikan sentuhan dinamis pada malam hari yang dikelilingi lampu warna-warni. Sejarah dan Arti Penting Titik Nol KM Titik Nol Kilometer bukan hanya sekadar monumen, tetapi memiliki nilai sejarah dan geografis penting. Sebagai pusat perhitungan jarak kota Semarang, titik ini menjadi saksi perkembangan Semarang dari masa kolonial hingga modern. Berlokasi di kawasan Kota Lama Semarang , area ini dulu merupakan pusat perdagangan yang ramai pada masa kolonial Belanda. Nuansa sejarah terasa kental dengan kehadiran bangunan-bangunan klasik bergaya arsitektur Eropa yang mengelilinginya. Saat ini, Tit...

Menjual Destinasi Wisata dengan Cerita

Sumber: WikiMedia Banyak diberitakan di media, kenaikan kunjungan wisatawan ke pulau Belitung sebelum dan sesudah adanya novel dan film “Laskar Pelangi” mencapai lebih dari 100%. Secara alam, pulau ini memang sudah menarik, dari lautnya yang jernih, pantainya yang indah, lalu mungkin ditambah pengelolaannya yang baik, sehingga tempat ini memiliki nilai jual. Namun keberadaan pulau Belitung tidak akan banyak dilirik orang, bila tidak dikenal atau ada yang mempopulerkannya. . Umumnya untuk mengenalkan suatu destinasi wisata ke luar daerahnya sendiri adalah dengan menggunakan media seperti brosur, pamflet, baliho dan yang agak kekinian: video profil. Selain itu dari pihak pemerintah daerah atau biro wisata juga bisa mengikuti expo atau pameran. Namun, wisata pantai dan wisata gunung sebenarnya adalah sesuatu yang jamak di Indonesia. Indonesia adalah negara yang kaya sumber daya alamnya. Nggak hanya satu wilayah saja yang punya, tersebar di berbagai tempat. Nah, kira-kira apa yang...

Lezatnya Barbeque di Meat & Greed Hotel Harris

Sore yang cerah, sembari menikmati angin semilir dan menyaksikan lembayung senja adalah saat yang paling pas buat ngumpul bareng teman-teman dan orang tersayang. Di lantai 7 Pool Side Hotel Harris, aroma perayaan Hari Kemerdekaan masih terasa. Bahkan untuk lebih menyemarakkan suasana, tim Hotel Harris mengajak kami, para Blogger dan media yang diundang dalam acara “Meat & Greed“ BBQ, untuk melaksanakan pertandingan. Pertama, lomba balap karung, yang sudah sangat khas, serta berikutnya lomba menata sandwich. Saya ikut yang kedua, dan kalah, karena sandwich buatan saya lebih seperti tumpukkan PR daripada kuliner yang ditata cantik ala chef profesional. Namun tak perlu mengisi hari yang istimewa ini dengan kecewa, karena Harris Hotel sudah menyiapkan live music accoustic yang seru. Selain itu, para pengunjung dapat menikmatiberbagai pilihan hidangan, mulai dari salad, soup, main course seperti Lyonnaise potato, raisin rice, corn, the cob serta aneka dessert seperti ...