Skip to main content

Mengenalkan Blog Pada Pemuda-Pemudi NU

Untuk yang ketiga kalinya Gwe diundang sebagai narasumber materi kepenulisan. Kali ini untuk mengisi kegiatan “Ngaji Jurnalistik dan Blog” alias “Ngajurblog” yang diadakan oleh PC IPPNU Kendal. Pada kesempatan pertama dan kedua, yang mengundang Gwe adalah Forum Mahasiswa penerima Beasiswa Bidikmisi Undip, dan kontennya lebih ke penulisan buku. Rada dadakan permintaan jadi narasumber acara kali ini karena nggak nyampe seminggu dikasih tahunya.
.
Awalnya, beberapa minggu sebelum pak Rudi, aktivis NU yang Gwe kenal saat acara menginap di Pulau Tiban, Patebon Kendal memang pernah ngontek meminta Gwe jadi narasumber acara di Kendal, tapi belum jelas materinya apa dan kapannya. Lalu beberapa waktu kemudian mas Jamal, pemilik Warnet Panda yang pernah berjaya pas awal kemunculan internet sekitar tahun 2000an, ngontek Gwe tentang adanya acara Ngajurblog. Ternyata mas Jamal dan pak Rudy dalam komunitas yang sama. Yaudah Gwe sanggupin meskipun agak kaget karena harinya udah deket.
.
Selain Gwe yang akan jadi narasumber adalah adik kelas SMA Gwe sekaligus Suhu Blog AdSense, Heri TL. Selanjutnya Gwe dihantarkan untuk berkomunikasi dengan salah satu panitia, yaitu mba Nirma untuk lebih tahu detil acara. Dari situ gambaran acara yang Gwe dapet adalah, Gwe akan mengenalkan tentang apa itu Blog, sedangkan pak Heri akan membahas mengenai peluang blog dengan penghasilan melalui AdSense.
.
Kegiatan dilaksanakan pada Minggu, 2 September 2018. Lokasi di SMK Az Zahro, Pegandon. Walaupun belum pernah ke sana, setidaknya Gwe dikasi ancer-ancer oleh panitia. Dari rundown, acara sebenarnya berlangsung dari pagi, dimulai materi jurnalistik oleh narasumber wartawan, dilanjut materi tentang hukum, lalu slot untuk Gwe dan pak Heri TL isi adalah setelah makan siang.
.
Pas nyampe sana, Gwe nggak langsung ketemu mba Nirma. Nunggu dulu dengan panitia lain. Gwe baru tahu ternyata narasumber kedua belum hadir. Awalnya panitia bilang kalau Gwe aja yang isi materi dulu, namun karena pasangan Gwe, Pak Heri TL juga belum dateng, dan gak lama kemudian narasumber kedua udah dateng, akhirnya Gwe pun ngalah.
.
Pas ketemu mba Nirma, Gwe malah diajak menemui pimpinan SMK Az Zahro sekaligus pondok, yaitu Gus Albab. Di sana rupanya sudah ada tamu lain, yang kemudian Gwe kenal sebagai narasumber pertama yang ngisi materi jurnalistik. Ternyata dia adalah wartawan Radar Semarang yang bertugas di Biro Kendal, namanya mas Budi Setiawan. Kita bertiga agak lama ngobrol, bahkan sekalian makan siang di tempat. Gwe pikir gak papa lah ngisi waktu sembari narasumber dua tampil.
.
Nggak lama kemudian ada yang ngabari kalau pak Heri TL udah dateng. Jadilah Gwe buru-buru beres-beres, kemudian pamitan sama Gus Albab dan mas Budi. Sampai di ruang tunggu Gwe sempet sedikit chit chat ama pak Heri, tapi nggak lama karena ada panggilan masuk untuk mengisi acara di sana.
.
Gwe lihat peserta masih-masih muda, umurannya sekitar anak SMA sampai dengan kuliah. Kebanyakan putri, yang merupakan anggota IPPNU, dan yang putra ada beberapa dari perwakilan IPNU. Gwe pun mengawali memberi materi perkenalan Blog. Gwe menjabarkan dari powerpoint yang udah Gwe siapkan. Nggak lama sih, mungkin lima belas menitan. Lalu materi selanjutnya adalah dari pak Heri yang menjabarkan materi lebih lama. Kemudian acara dilanjutkan sesi tanya jawab. Sejumlah peserta cukup terpancing dan bertanya tentang peluang ekonomi yang bisa didapatkan dari blog. Beberapa yang lain sudah pernah ngeblog, tapi belum bisa konsisten. Meskipun terlihat lelah, karena mungkin sudah seharian mendapat materi, mereka cukup antusias. Acara pun ditutup dengan sesi foto bersama.
.
Meskipun di sini peran Gwe adalah sebagai narasumber, Gwe juga mendapat pengetahuan baru. Jadi sedikit mengenal tentang organisasi pemuda-pemudi NU, Gus yang membina mereka, dan juga kenalan baru wartawan. Gwe termasuk yang percaya, berbagi hal yang positif dan silaturahmi akan membawa akibat yang baik pada kita. Entah untuk saat ini atau masa yang akan datang.

Comments

Popular posts from this blog

Piramida Terbalik: Cara Jitu Membuat Artikel Menarik

Sebuah artikel yang baik haruslah padat dan informatif. Bukan malah bertele-tele, berputar-putar, atau malah diulang-ulang. Padahal sejak SD, kita sudah diajarkan menulis. Namun untuk bisa membuat tulisan yang terstruktur, menarik, dan enak dibaca memang ada suatu teknik khusus. Dalam dunia kewartaan teknik tersebut dikenal dengan istilah Piramida Terbalik , yang dilengkapi dengan rumus 5W+1H dalam menulis sebuah berita. Apa sih maksudnya? Tentu saja hal ini bukan mengenai suatu bangunan antik dari negeri Mesir, tetapi istilah ini untuk menggambarkan bagaimana cara kita menulis. Kalau Anda melihat piramida, bentuknya mirip dengan segitiga. Bagian atasnya adalah puncak, makin ke bawah makin lebar. Namun kalau piramida atau segitiga ini posisinya kita balik, terlihat bahwa bagian paling atas yang lebar atau luas, terus mengecil ke bawah menjadi titik runcing. Serupa dengan bentuk segitiga terbalik tersebut, suatu artikel akan lebih terstruktur apabila di bagian awal atau ...

Apakah Penghasilan dari Profesi Penulis Bisa untuk Hidup di Indonesia?

Sewaktu kuliah di program studi S1 Sastra Inggris sekitar 20 tahun lebih yang lalu, saya sempat ingin bekerja dan hidup sebagai penulis. Artinya saya berharap mendapat penghasilan yang layak dengan menjadi penulis, khususnya untuk karya fiksi. Secara konkretnya yaitu membuat novel. Saat itu iklim perbukuan cetak di Indonesia masih cukup baik. Orang masih banyak yang mau membeli buku, meskipun internet mulai menjadi budaya di masyarakat. Namun saat itu saya masih dalam fase belajar. Tak satupun naskah saya diterima penerbit mayor. Maka itulah kenapa saya akhirnya bersikap realistis dengan melamar kerja sebagai karyawan. Kesempatan naskah saya terbit akhirnya datang setelah saya bekerja sebagai karyawan. Namun dari penjualan novel/buku saya, ternyata hasilnya kurang menggembirakan. Memang ada royalti, tapi tidak terlalu banyak. Hanya sekedarnya buat jajan. Seolah bahwa penghasilan dari menulis hanyalah sambilan. Padahal pada kenyataannya, untuk menghasilkan suatu karya yang menarik, butu...

Preview Episode 08 – Kamen Rider Zeztz

Pendahuluan Serial Kamen Rider Zeztz, yang dikenal sebagai bagian dari waralaba tokusatsu Kamen Rider Series, mengusung tema “mimpi sebagai misi” di mana sang protagonis Baku Yorozu (diperankan oleh Ryutaro Imai) memasuki dunia mimpi sebagai agen rahasia untuk melawan makhluk yang disebut Nightmares. ( Kamen Rider Wiki ) Untuk Episode 08 (judul Jepang: Case8: Entertain/饗(もてな)す , Motenasu) — seperti tercatat di daftar episode resmi. ( Kamen Rider Wiki ) Dalam preview-nya, muncul sebuah lokasi baru yang menarik: sebuah restoran klasik bernama Royal Jōkin , yang telah berusia seabad, dan menjadi pusat dari konflik cerita kali ini—bercampur antara tradisi kuliner dan ancaman senjata biologis. Berikut adalah ulasan lengkap preview Episode 08: latar cerita, poin kunci konflik, karakter yang terlibat, serta beberapa spekulasi dan hal yang layak diperhatikan. 1. Latar Cerita & Konflik Utama Royal Jōkin adalah restoran yang sudah berusia sekitar satu abad – sebuah warisan kuliner yang...