Skip to main content

Posts

Showing posts with the label perbukuan

Antara Pengarang dan Penulis

Di dunia buku tulis kita sering banget denger istilah pengarang dan juga penulis. Sebenernya sama ama beda sih? . Sebagai Referensi utama tentu saja kita cek Kamus Besar Bahasa Indonesia alias KBBI. Kata “pengarang” di KBBI dijelaskan sebagai “Orang yang mengarang cerita, berita, buku, dan sebagainya”; lalu ada tanda titik koma “penulis”. Berarti di sini arti “pengarang” dan “penulis” dianggap sama. . Nah, gimana kalau sebaliknya, apa sih definisi “penulis”? Menurut KBBI “penulis” dapat berarti 1. Orang yang menulis, dan 2. Pengarang. . Oke jadi jelas sekarang ya, Pengarang dan Penulis itu sama, namun... Sejumlah orang berpendapat lain.  . Kalau menurut archangelink.com author alias pengarang dianggap berorientasi pada diri sendiri (self-oriented), sedangkan penulis (writer) berorientasi pada layanan (service-oriented). Apa maksudnya? Pengarang dianggap sebagai seseorang yang percaya diri untuk menulis apa yang ingin dia tulis. Sesuai passion, minat, hasratnya. D...

Novel Harry Potter dan Buku-buku yang Ditunggu

21 tahun sudah berlalu sejak novel Harry Potter seri pertama diterbitkan. Bacaan yang menarik perhatian banyak pembaca seluruh dunia itu selalu dinanti kelanjutannya. Begitu satu seri baru keluar, pembaca setianya langsung menyerbu toko buku, dan novel yang ditunggu-tunggu itu pun laris manis. Bahkan ada pembaca di belahan bumi tertentu yang rela mengantri semalam sebelum buku dijual. Lebih lagi, gosip dan berita jauh hari tentang akan terbitnya buku pun udah bisa bikin heboh orang-orang. Tak hanya Harry Potter, jauh sebelum itu, ada juga buku-buku yang menarik perhatian pembaca dan membuat mereka selalu menunggu kelanjutannya. Misalnya saja buku-buku cerita detektif karya Agatha Christie, serial detektif remaja karya Enid Blyton, novel horor karya Alfred Hitchcock, novel remaja GooseBumps, atau buku tahun 2000an misalnya non-fiksi komedi Karya Raditya Dika, serial TeenLit Gramedia dan masih banyak lagi. Namun dengan semakin berkembangan teknologi digital,  romantisme dalam ...

Dari Mana Tere Liye Dapat Uang Sesudah Tidak Menulis Buku?

Pada September 2017 lalu, Penulis novel Tere Liye menulis di laman FaceBooknya bahwa dirinya berhenti menerbitkan buku karena dikenakan pajak. Nah terus bagaimana dia bisa hidup kalau tidak dapat penghasilan dari royalti buku? Sebagai penulis berpengalaman dan populer dengan follower FB hingga 4.405.386 semestinya tidak sulit bagi Tere Liye untuk tetap bisa menghasilkan uang. Berikut analisa versi flawlessfantasy.net : 1.          Menjadi Pengajar Tere Liye sudah menghasilkan 28 judul buku. Itu bukanlah jumlah yang sedikit. Kalau ada data penjualan bukunya, kami yakin tidak hanya seribu atau dua ribu eksemplar, mungkin sudah mencapai puluhan atau bahkan ratusan ribu eksemplar. Dari situ bisa diterka kemampuan teknis menulis Tere Liye tak perlu lagi dipertanyakan. Dengan pengetahuannya ini Tere Liye dapat menjadi pengajar, menularkan ilmu pengetahuannya sebagai guru kursus menulis atau dosen. Jurusan sastra, ilmu ...

Jurus Menaklukkan Editor ala Sayuda Patria

Perjuangan seorang penulis tak semata-mata hanya berkutat pada tulisan yang dibuatnya saja. Lebih dari itu, setelah tulisannya selesai, PR yang tak kalah menantang bagi penulis adalah menembus media. Seautis-autisnya penulis, pasti pengin dong karyanya dibaca orang lain. Syukur-syukur dapat duit. Nah, media, entah itu penerbit atau surat kabar ada penjaga gawangnya, namanya editor. Editor itu umpanya jembatan antara penerbit, penulis dan pembaca. Dengan pengalamannya menghadapi berbagai naskah, editor ini tahu banget naskah mana yang punya potensi pasar pembaca yang baik, dan mana yang perlu dipercantik, atau malah dikembalikan dengan minta maaf. Karena itu, seorang penulis harus memiliki jurus-jurus yang jitu agar tulisannya membuat editor takluk dan menerbitkan tulisannya. Apa saja itu? Simak ilmu hasil semedi Sayuda Patria, editor penerbit Zikrul & pendiri Penerbit ToscaBook selama bertahun-tahun di dunia penerbitan berikut ini: 1.   ...