Skip to main content

Sat Set dengan BRImo Beli Tiket Kereta Cepat Whoosh!

Saya memiliki perjalanan hidup yang cukup panjang dengan menggunakan moda transportasi kereta api. Momen yang masih banyak teringat adalah setahun sebelum mulai bekerja sebagai CPNS pada 2006. Sebelumnya waktu masih kecil, sepertinya saya juga pernah naik kereta api, tapi kurang ingat bagaimana proses dan pengalamannya.

Suatu hari, kira-kira setahun setelah lulus kuliah S1, saya diajak oleh paman saya, Pak Har untuk pergi menengok saudara sepupu yang juga keponakan beliau, yaitu mas Gathot ke Jakarta dari Semarang. Pak Har sekeluarga bersama istri, dan 3 anaknya, yaitu adik sepupu saya, Fian, Arfin dan Rizka. Sedangkan saya sendiri. Jadi kami total berenam menuju Jakarta dengan menaiki moda transporatasi kereta api. Saya tidak ingat persis, mungkin kelasnya eksekutif atau bisnis. Namun pengalaman ini membuat saya terkesan, bahwa untuk menempuh perjalanan panjang sampai beberapa jam, tidak harus dengan naik transportasi umum bus, dan lebih nyaman bagi saya karena minim goncangan serta berhenti macet. Ya biar hemat, tentu transportasi udara tidak saya pilih saat itu, dan mobil pribadi juga orangtua saya tidak punya. Tahun 2007 akhir setelah saya bekerja di Jakarta, saya pun lebih memilih menggunakan kereta saat pulang dan pergi ke Kendal. Seringnya sih PP Jakarta-Semarang. Turun di Stasiun Weleri atau Stasiun Kalibodri hanya kalau kereta pas berhenti.

Sistem tiket kereta saat itu masih tradisional, yaitu penumpang beli langsung di loket stasiun. Jadi kalau beli untuk hari menjelang atau sesudah lebaran, penumpang harus booking 30 hari sebelum keberangkatan, dan mengantri dari waktu awal, bahkan sampai mengular. Namun seiring perkembangan waktu, serta keberadaan teknologi informatika dan pemanfaatan internet, layanan pada masyarakat dengan sistem tiket pun semakin membaik dan maju. Calon penumpang kemudian bisa memesan tiket secara online melalui webiste. Kemajuan berikutnya adalah hadir aplikasi travelling untuk membeli tiket transportasi, baik dari pihak ketiga maupun perusahaan transportasi itu sendiri. Namun untuk membayar pesanan tiket di waktu itu masih melalui transfer ATM, atau transfer dari mobile banking.

Nah, saat ini layanan dan teknologi sudah semakin maju lagi. Bank Rakyat Indonesia (BRI) memalui aplikasi super apps BRImo miliknya, tidak hanya bisa dimanfaatkan untuk transfer pembayaran tagihan pemesanan tiket kereta saja. Pesan kursi penumpang kereta pun juga bisa langsung dengan BRImo. Layanan ini juga sudah mendukung pembelian tiket Kereta Cepat Whoosh dengan mudah, cepat, dan praktis. Anda tak perlu ribet lagi untuk dapat segera menikmati perjalanan cepat dari Jakarta ke Bandung! Analogis dengan kereta cepat pertama di Indonesia yang bisa membawa Anda melesat hingga 350 km per jam ini, aplikasi BRImo pun mampu membuat Anda sat set mendapatkan tiketnya!

Berikut adalah sejumlah langkah dalam memesan tiket kereta Whoosh melalui BRImo:
1. Login ke BRImo 
2. Sentuh tab: travel 
3. Sentuh icon: Whoosh
4. Pilih stasiun awal dan stasiun akhir. Saat ini, untuk masing-masing terdapat 4 (empat) lokasi, yaitu: Halim, Karawang, Padalaran, kemudian Tegalluar.
5. Pilih hari dan tanggal keberangkatan
6. Pilih jam jadwal kereta. Untuk saat ini, setiap harinya, terdapat 68 perjalanan keberangkatan, dimulai jam 06:40, 07:05, dan seterusnya hingga keberangkatan terakhir jam 20:05 WIB.
7. Di halaman luar, yang ditampilkan adalah biaya “Kelas Ekonomi Premium”. Namun kalau menyentuh jadwal tersebut, Anda bisa memilih kelas lain, yaitu “Bisnis” atau “First Class” dengan biaya dan fasilitas yang lebih tentunya.
8. Berikutnyanya adalah masukkan data penumpang, kemudian pilih kursi.
9. Selanjutnya klik bayar, lalu konfirmasi transaksi
10. Masukkan PIN
11. Transaksi berhasil dan e-tiket dikirimkan ke email yg terdaftar di akun KCIC

Kereta Cepat Whoosh terintegrasi dengan berbagai moda transportasi lain seperti LRT Jabodebek, Transjakarta, KA Feeder, Commuter Line Bandung Raya, Bus Rapid Trans, Shuttle, dan Taksi. Perjalanan Anda jadi semakin nyaman tanpa hambatan. Waktunya Anda melesat di era baru transportasi Indonesia!

Beli Tiket Kereta Cepat Whoosh dapat Poin untuk Promo BRImo FSTVL 2024
Tak hanya praktis, cepat, serta aman, apabila Anda membeli tiket kereta Whoosh melalui BRImo, nasabah juga berkesempatan mengikuti promo “BRImo FSTVL 2024”. Program tersebut berlangsung sejak 1 Oktober 2024 sampai 31 Maret 2025.

Transaksi pembelian tiket kereta Whoosh melalui BRImo mendapatkan poin yang dapat ditukarkan hadiah atau diundi. Poin untuk promo ini didapatkan dari membuka rekening Tabungan BritAma & Simpedes, Download BRImo, menggunakan QRIS, Top-up pulsa atau paket data, membuka tabungan emas, serta membayar dengan kartu debit dan atau pakai kartu kredit. 

Nasabah dapat menukarkan poin untuk hadiah langsung atau kupon undian. Setiap minggu di hari Jumat diselenggarakan program promo Friday Deals. Untuk bulan Desember 2024 ini tersedia berbagai hadiah istimewa dari penukaran poin. Untuk kategori travel terdapat: traveloka, tiket.com, garuda miles, link miles, asia miles, kanmo retail group, dan tumi; kategori lifestyle: blibli.com, shopee, tokopedia, CGV, XXI, dan golf house; kategori groceries: hypermart, indomaret, sogo, seibu, ACE hardware, dan kawan lama; serta kategori fashion: loewe, lacoste, furla, coach, dan calvin klein. Secara keseluruhan disediakan 24.200 voucher, serta diskon poin redeem 99%. Kemudian nasabah juga berkesempatan memenangkan hadiah undian, yaitu: tabungan emas; berbagai kendaraan seperti: BMW 520i M Sport, Hyundai Creta Alpha, dan motor Vespa Primavera; serta gadget Samsung Galaxy Z Fold6. 

Jadi, tunggu apa lagi? Sat Set dengan BRImo, beli tiket Kereta Cepat Whoosh sekarang juga, tingkatkan tabungan di BRI, lalu laksanakan berbagai transaksi, dan dapatkan poin sebanyak-banyaknya. Mumpung program BRImo FSTVL 2024 ini masih berlangsung.

#BRImo #BRImoMudahSerbaBisa #BRImoFSTVL #BerlimpahHadiah

Comments

Popular posts from this blog

Sisi Lain Kebencian! Preview Kamen Rider Gavv episode 38

Episode 38 dari Kamen Rider Gavv diprediksi akan menjadi titik balik emosional dan naratif yang penting, terutama bagi karakter Hanto dan Jeep Stomach. Ketegangan tidak hanya terjadi dalam pertarungan fisik, tetapi juga konflik batin yang mengguncang identitas dan pilihan hidup para karakter utama. 🍡 Toko Manisan dan Kenangan Pahit Shouma (Chinen Hidekazu) dan rekan-rekannya mendapat misi unik dari Happy Pare : menghidupkan kembali sebuah toko manisan tradisional Jepang yang sudah lama vakum. Tampaknya ini akan menjadi selingan ringan dari konflik besar, namun justru menjadi awal dari konfrontasi emosional yang mendalam. Di toko tersebut, mereka bertemu Kenji (Yoshioka Mutsuo), seorang pengrajin wagashi berbakat… yang ternyata adalah Granute , antagonis yang selama ini diburu Hanto karena menculik ibunya. Hanto (Hino Yusuke) yang selama ini menghidupi dirinya dengan semangat balas dendam mendadak goyah, apalagi ketika melihat Kenji mendapat tempat sebagai sosok ayah kedua...

Piramida Terbalik: Cara Jitu Membuat Artikel Menarik

Sebuah artikel yang baik haruslah padat dan informatif. Bukan malah bertele-tele, berputar-putar, atau malah diulang-ulang. Padahal sejak SD, kita sudah diajarkan menulis. Namun untuk bisa membuat tulisan yang terstruktur, menarik, dan enak dibaca memang ada suatu teknik khusus. Dalam dunia kewartaan teknik tersebut dikenal dengan istilah Piramida Terbalik , yang dilengkapi dengan rumus 5W+1H dalam menulis sebuah berita. Apa sih maksudnya? Tentu saja hal ini bukan mengenai suatu bangunan antik dari negeri Mesir, tetapi istilah ini untuk menggambarkan bagaimana cara kita menulis. Kalau Anda melihat piramida, bentuknya mirip dengan segitiga. Bagian atasnya adalah puncak, makin ke bawah makin lebar. Namun kalau piramida atau segitiga ini posisinya kita balik, terlihat bahwa bagian paling atas yang lebar atau luas, terus mengecil ke bawah menjadi titik runcing. Serupa dengan bentuk segitiga terbalik tersebut, suatu artikel akan lebih terstruktur apabila di bagian awal atau ...

Membalikkan Keadaan: Master Gavv! Preview Kamen Rider Gavv episode 36

Episode 36 dari Kamen Rider Gavv menjanjikan sebuah ledakan emosi dan aksi yang memuncak ketika strategi jahat Rango (Tsukamoto Takashi) mencapai tahap baru yang mencengangkan. Dalam semalam, ia memicu insiden penghilangan massal —tanda bahwa kekacauan sudah mencapai titik kritis. Tiga pahlawan kita, Shoma (Chinen Hidekazu), Hanto (Hino Yusuke), dan Rakia (Shoji Kohei), akhirnya berhadapan langsung dengan Rango. Meski telah mengandalkan kekuatan Overgavv hasil modifikasi dengan Gochipod , mereka harus menerima kenyataan pahit: Rango masih berada jauh di atas angin. Pertempuran brutal itu berakhir dengan kekalahan telak di pihak para Rider. Namun, alih-alih patah semangat, kekalahan ini justru menjadi titik balik. Ketiganya bersiap kembali dengan strategi baru. Tapi waktu tak banyak. Rango telah memilih target berikutnya— sebuah konser live , tempat ribuan orang berkumpul, termasuk Ritsuko (Tanaka Riko), teman baik Sachika (Miyabe Nozomi). Melihat bahaya yang akan datang, Shoma m...