Skip to main content

Soul of Music

Sebenernya belajar MUSIK tuh perlu bakat ga sih?

Well, in my humble opinion, music sebagai skill sama kek berbagai jenis skill yang laen. Memang ada yang udah dari sono-nya (yang di sebut bakat itu) cepet belajar, tapi ada yang perlu usaha extra keras untuk bisa paham.

Gwe, selama ini ngerasa bahwa diri Gwe ini tipe belajar. Termasuk dalam hal music, Gwe bukan yang secara alamiah bisa paham nada dan bagaimana mengolahnya. Tapi GWe bisa mempelajari itu. Memang dibutuhkan perhatian dan waktu extra dibanding yang punya bakat itu.

The Soul of Music.. Do I have that?

Sore ini Gwe seperti biasa berangkat les keyboard. Dan lagu yang musti Gwe mainin kali ini adalah “Silent Night”. Itu lho lagu Gereja yang Malam Kudus, dst..
Gwe udah pelajarin  lagu ini dan yakin kalo Gwe bisa maennya. But.. ternyata apa yang Gwe duga ga sepenuhnya tepat sodara-sodara. Pas praktek, ya masih terbata-bata gitu, dan kendala utamanya adalah.. ketukan. Ada beberapa nada yang 3 ketuk ma 2/3 ketukan. Untungnya dengan sabarnya Guru Gwe ngasih penjelasan. Beliau ngasi cerita soal ada 2 tipe orang dalam bermaen music. Yang pertama matematis, artinya dia maen persis sama kek teori. Saklek gitu. Misalnya di buku ditulis 1 ketuk, ya dia maennya tepat 1 ketuk gitu. Kalo 3/8 di teori, dia pas maennya 3/8. Nah tipe yang berikutnya, yang secara teori ga begitu bagus, itungannya ga selalu pas, tapi bisa maen music dengan enak. Ya macam pemaen blues, jazz gitu. Nah ternyata Gwe belom masup, di salah satu pun.

Soul..
Mungkin itu yang Gwe butuhin. Gwe kudu tahu jenis music apa yang mau Gwe maenin dan meresapinya, sehingga maennya bener. “Silent Night” adalah tipe music slow, mendayu-dayu, dengan tempo rendah. Mungkin karena Gwe biasa denger dan seneng ama music rock, fast beat, dan semacamnya jadi kesulitan dalam maen music slow. Tapi Intinya sih, Gwe kudu ngerti bagaimana Soul sebuah lagu ato music. Kalo soul itu dah dapet, lagu tempo rendah apa tinggi pun lebih enak dimaenin. Berdasarkan teori dan pemahaman ini, Gwe mencoba untuk sadar dan belajar. Kalo pengin bisa maen music dengan oke, Gwe jangan Cuma belajar teori, dan bagaimana maen secara tepat seperti di partitur. Tapi Gwe juga harus ngerasain bagaimana lagu/music itu dibawakan, sehingga orang yang denger bisa menikmatinya. Kata guru Gwe, Gwe maennya berkesan terburu-buru. Hm.. mungkin ada benarnya.. Gwe pengin bisa cepet kelar, bisa lanjut ke lagu berikutnya, tapi yang terjadi malah, Gwe ga tepat maennya. Harusnya Gwe pahami dulu lagu/music yang mo Gwe bawain, coba resapi, enjoy, dan mainkan dengan enak. Harusnya begitu sih, mari belajar lagi, sadar sebelum terlambat… :)

Comments

Popular posts from this blog

Piramida Terbalik: Cara Jitu Membuat Artikel Menarik

Sebuah artikel yang baik haruslah padat dan informatif. Bukan malah bertele-tele, berputar-putar, atau malah diulang-ulang. Padahal sejak SD, kita sudah diajarkan menulis. Namun untuk bisa membuat tulisan yang terstruktur, menarik, dan enak dibaca memang ada suatu teknik khusus. Dalam dunia kewartaan teknik tersebut dikenal dengan istilah Piramida Terbalik , yang dilengkapi dengan rumus 5W+1H dalam menulis sebuah berita. Apa sih maksudnya? Tentu saja hal ini bukan mengenai suatu bangunan antik dari negeri Mesir, tetapi istilah ini untuk menggambarkan bagaimana cara kita menulis. Kalau Anda melihat piramida, bentuknya mirip dengan segitiga. Bagian atasnya adalah puncak, makin ke bawah makin lebar. Namun kalau piramida atau segitiga ini posisinya kita balik, terlihat bahwa bagian paling atas yang lebar atau luas, terus mengecil ke bawah menjadi titik runcing. Serupa dengan bentuk segitiga terbalik tersebut, suatu artikel akan lebih terstruktur apabila di bagian awal atau ...

Kamen Rider Zeztz Episode 30 Preview: Antara Keluarga dan Mimpi Buruk

Serial Kamen Rider Zeztz semakin mendekati puncak konflik emosionalnya. Memasuki episode 30, cerita tidak lagi sekadar pertarungan antara Rider dan Nightmare—melainkan pertarungan batin yang jauh lebih dalam: tentang kepercayaan, identitas, dan arti keluarga. ## 💔 Pengkhianatan yang Menghancurkan Episode ini akan menyoroti hubungan kompleks antara Baku dan Minami. Selama ini, Minami (Yagi Miki) dikenal sebagai adik dari Baku. Namun kenyataan pahit terungkap—Minami ternyata adalah agen dari organisasi misterius CODE. Fakta ini menghancurkan kepercayaan Baku. Sebagai pengingat, organisasi CODE dalam seri ini merupakan kelompok rahasia yang beroperasi di dunia mimpi untuk melawan makhluk bernama Nightmare, namun sering menggunakan metode yang kejam dan manipulatif. Ketika Baku mengetahui kebenaran ini, emosinya memuncak: * kecewa karena merasa dibohongi, * marah karena hubungan keluarga ternyata hanya ilusi, * dan bingung karena perasaannya terhadap Minami tetap tidak berubah. Di sinilah...

Antarkan Kebaikan dengan Jasa Pengiriman Paxel, dan Dapatkan Saldo Ratusan Ribu Rupiah

Meskipun jual-beli online udah cukup lama ada di Indonesia dan jadi budaya, Gwe sendiri masih belum banyak manfaatin. Biasanya sih sebagai pembeli yang tahunya order barang dan berharap pesanan cepat sampai dan barang dalam kondisi baik. Gak peduli jasa pengiriman yang dipakai apa, entah itu yang BUMN atau swasta. Kayaknya sih sama aja, rata-rata butuh beberapa hari waktu pengiriman. Kalau mau ekspedisi yang ekspres, besok hari nyampe, bayarnya lebih mahal. Pernah sih Gwe pakai jasa pengiriman, namun yang paling banter buat nganter surat atau dokumen. Kalau barang lain sepertinya belum. Mungkin nanti kalau Gwe udah mulai jualan online kaos lucu atau barang lain. Namun ternyata ada Jasa Pengiriman baru yang beda nih. Katanya dia bisa kirim dan sampai same day , alias di hari yang sama, namanya Paxel . Wah masak iya bisa sih? Gwe perlu ngebuktiin nih. Gwe pun dateng ke acara Blogger Gathering Paxel pada hari Kamis, 22 November  2018 di Hans Kopi jalan Veteran, Semarang. Acar...