Skip to main content

Akhir Tahun 2009 dan Tahun Baruan 2010 di Pangkal Pinang

Oke, Gwe tau kalo tulisan ini is so very late.. karena sekarang udah bulan April 2010, yang artinya 4 bulan sejak Gwe ngalamin peristiwanya. Jadi terserah pada mo baca pa gak, yang penting gwe cerita, hehe.. ^^

Jadi, akhir tahun 2009 Gwe dapet tugas dari kantor buat liputan ke Angkutan Natal dan Tahun Baru di Bandar Udara (Bandara) Depati Amir, Pangkal Pinang, Pulau Bangka. Pulau Bangka… Gwe langsung inget ama novel Sang Pemimpi dan Laskar Pelangi. Wah.. mayan nih Gwe dapet tugas ke sono, kan bisa sekalian liburan nikmatin keindahan alamnya. Emang si, setting Laskar Pelangi tuh di Pulau Belitung/Belitong. Tapi kan pemerintah menetapkan Belitung jadi 1 provinsi dengan Bangka, sehingga menjadi Bangka-Belitung. Jadi piker Gwe ya, palingan 2 pulau itu deketan, gampang kesana-sininya. Eh, ternyata bayangan Gwe itu salah. Dari pulau Bangka mo ke Pulau Belitung itu kudu nyebrang pake kapal dengan waktu berapa jam gituh. Pokoknya 1 jam aja gak cukup. Saking lamanya, sampai-sampai, orang yang dari Jakarta mending ke Belitung langsung naek pesawat, daripada ke Bangka dulu trus nyebrang. Jadi, batal deh impian Gwe jalan-jalan kesana, secara waktu tugas Gwe sangatlah terbatas.

Satu kekeliruan lagi tentang tempat tujuan liputan Gwe kali ini adalah soal nama kota. Ternyata Pangkal Pinang itu beda sama Tanjung Pinang. Kan ada tuh temen smu Gwe yang kerja di Tanjung Pinang. Gwe kontek dia dan dapet penjelasan. Dasar Geografi Gwe ancur, Tanjung Pinang tuh ibukota provinsi Kepulauan Riau, sementara Pangkal Pinang tuh ibukota provinsi Bangka-Belitung. Pada tetanggaan sih, tapi tetep aja beda.

Well, enough bout the intro, let’s get in depth. Mati kita selami Pangkal Pinang dan Pulau Bangka lebih dalam. Berdasarkan cerita orang-orang di kota ini yang Gwe temui, Gwe jadi tahu beberapa hal. Pulau Bangka merupakan sebuah pulau dengan kekayaan alam berupa Timah. Bahan tambang ini secara resmi dieksplorasi oleh PN Timah (sekarang PT Timah). Pokoknya gengsi banget deh perusahaan ini di sana. FYI, Artika Sari Devi, yang putri Indonesia 2005 dari Bangka itu bokapnya kerja di sana. Selain itu masyarakat pun ada yang menambang secara tradisional. Jadi, jangan salah, meskipun sepertinya Bangka ini cuma pulau kecil (ya kalo disbanding Sumatra, Jawa, dst), penduduknya kaya loh. Kata salah satu ibu penduduk sana yang Gwe temui, di Pangkal Pinang dalam satu rumah setidaknya ada 1 sampai 2 motor. Nah loh. Ya mangsudnya bukan kaya yang gimana gitu, tapi cukup sejahtera lah masyarakat situ.

Mengenai penduduknya, sebagian besar adalah suku Melayu dan Cina. Pendatang ada dari Jawa, Palembang, Batak, dll, tapi yang dominan 2 tadi. Karena penduduk CIna cukup banyak, ya hampir separuh katanya, maka budayanya pun cukup terasa (artis Sandra Dewi yang cina cakep itu juga dari sini). Khususnya pas hari perayaan kek Imlek dan Ceng Beng. Perayaan yang terakhir itu Gwe baru tahu. Ceng Beng merupakan hari mengunjungi leluhur yang sudah meninggal atau bahasa lainnya ziarah kubur. Bagi etnis Cina, perayaan ini sama pentingnya dengan Idul Fitri-nya orang muslim dan Natal-nya nasrani. Jadi, meskipun orangnya udah tinggal di Hongkong atau Negara lain pun, tapi karena leluhurnya ada di Bangka, mereka rela bela-belain balik demi ziarah kubur. Sampai sekarang Gwe gak begitu ngerti kenapa perayaan Ceng Beng ditetapkan pada 5 April. Setahu Gwe kan Cina punya system penanggalan sendiri, yang rumit banget itu (karna ga sekedar mengacu pada peredaran matahari atau bulan). Jadi, pas masa Ceng Beng, biasanya pesawat menuju Pangkal Pinang bisa dipastikan penuh. Begitu juga hotel/penginepannya. Orang-orang dah booking jauh-jauh hari buat keduanya. Jadi, meskipun Gwe kali ini ditugasin buat liputan angkutan natal dan tahun baru, Gwe jadi ngerti kalo khusus untuk Pangkal Pinang/Bangka, sebenernya yang lebih cocok dibikin liputan, kalo mo ngomong soal padetnya, tuh ya angkutan perayaan Ceng Beng. Tapi ya sutra lah, ini kan agenda nasional. Prajurit manut ajah, toh malah dapet pengalaman ini ^^

Nah, sekarang kita beralih ke hal ringan (emang yang tadi berat :p), yaitu soal makanan dan oleh-oleh. Pas pertama dateng, kita langsung dibawa ke rumah makan yang nyajiin masakan khas Bangka. Gwe nyoba yang namanya sayur ikan lempah. Untuk Ikannya sih bisa apa aja, ikan Patin, dll tapi yang khas sayurnya itu yang berwarna kuning. Mayan sih, baru pertama ini ngerasain. Masakan lain ga beda jauh-jauh lah dari hasil laut, kek Cumi, udang, dan teman-temanya. Trus buat oleh-oleh pas mo pulang Gwe beli terasi. Terasi Bangka katanya enak, khas gitu. Udah Gwe bawa ke kampung. Bisa buat sambel itu. Oleh-oleh lain ada makanan kering dari keong atau apa gitu. Gwe lupa namanya, yang Gwe inget pokoknya mahal.

Tahun Baruan di Negeri Antah Berantah
Ah ya, Gwe blom cerita di awal kalo dalam rombongan liputan ada 5 orang: Gwe, orang Garuda, satu temen dari udara, trus 2 wartawan. Liputannya kan ujung tahun gitu pas tiket pesawat juga lagi susah, jadinya kita ga isa pulang bareng-bareng. Gwe sama orang Garuda terpaksa nambah 1 hari nginep di Pangkal Pinang. Gwe si gak masalah tahun baru-an di sana, secara Gwe juga jarang ngerayain dan ga ada agenda juga. Tapi ga asyiknya ya itu, ga isa bareng semuanya 5 orang di sana. Ga asyik aja, Gwe taon baruan sama 1 orang bapak yang udah berumur. Yang pada akhirnya emang Gwe taon baruan ndiri dan si bapak tidur.

Ini pertama kalinya gwe taon baru di tempat tugas, dan sendirian lagi (karna satu-satunya temen jalan lebih seneng di kamar). Untungnya tempat perayaan gak jauh dari hotel kita nginep. Ada semacam alun-alun gitu, tapi Gwe ga kesana. Tapi ke panggung hiburan gratis deket sebuah kafe. Jadi dimanapun tempatnya orang-orang tuh seneng ngerayain tahun baru. Ada band, motor-motor seliweran, terompet, kembang api, ga beda jauh lah. Ya gwe seneng rame-rameannya aja. So, begitu teng jam 12 dan tahun udah berganti, baru deh Gwe balik ke hotel.

Besoknya Agenda Gwe pulang. Pas tahun baru kan jarang orang mau pergi, jadi ga begitu padets lah. Tapi cuaca mendung. Paginya sempet ujan. Untungnya si pas kita boarding, udah enggak. So, goodbye Pulau Bangka, gwe pengin si suatu ketika balik lagi, secara kan belom sempet nikmatin keindahan alamnya, yang moga-moga ga kalah ma sodaranya Pulau Belitung..

Friday, April 09, 2010 [07:12]

Comments

Popular posts from this blog

Sisi Lain Kebencian! Preview Kamen Rider Gavv episode 38

Episode 38 dari Kamen Rider Gavv diprediksi akan menjadi titik balik emosional dan naratif yang penting, terutama bagi karakter Hanto dan Jeep Stomach. Ketegangan tidak hanya terjadi dalam pertarungan fisik, tetapi juga konflik batin yang mengguncang identitas dan pilihan hidup para karakter utama. 🍡 Toko Manisan dan Kenangan Pahit Shouma (Chinen Hidekazu) dan rekan-rekannya mendapat misi unik dari Happy Pare : menghidupkan kembali sebuah toko manisan tradisional Jepang yang sudah lama vakum. Tampaknya ini akan menjadi selingan ringan dari konflik besar, namun justru menjadi awal dari konfrontasi emosional yang mendalam. Di toko tersebut, mereka bertemu Kenji (Yoshioka Mutsuo), seorang pengrajin wagashi berbakat… yang ternyata adalah Granute , antagonis yang selama ini diburu Hanto karena menculik ibunya. Hanto (Hino Yusuke) yang selama ini menghidupi dirinya dengan semangat balas dendam mendadak goyah, apalagi ketika melihat Kenji mendapat tempat sebagai sosok ayah kedua...

Piramida Terbalik: Cara Jitu Membuat Artikel Menarik

Sebuah artikel yang baik haruslah padat dan informatif. Bukan malah bertele-tele, berputar-putar, atau malah diulang-ulang. Padahal sejak SD, kita sudah diajarkan menulis. Namun untuk bisa membuat tulisan yang terstruktur, menarik, dan enak dibaca memang ada suatu teknik khusus. Dalam dunia kewartaan teknik tersebut dikenal dengan istilah Piramida Terbalik , yang dilengkapi dengan rumus 5W+1H dalam menulis sebuah berita. Apa sih maksudnya? Tentu saja hal ini bukan mengenai suatu bangunan antik dari negeri Mesir, tetapi istilah ini untuk menggambarkan bagaimana cara kita menulis. Kalau Anda melihat piramida, bentuknya mirip dengan segitiga. Bagian atasnya adalah puncak, makin ke bawah makin lebar. Namun kalau piramida atau segitiga ini posisinya kita balik, terlihat bahwa bagian paling atas yang lebar atau luas, terus mengecil ke bawah menjadi titik runcing. Serupa dengan bentuk segitiga terbalik tersebut, suatu artikel akan lebih terstruktur apabila di bagian awal atau ...

Membalikkan Keadaan: Master Gavv! Preview Kamen Rider Gavv episode 36

Episode 36 dari Kamen Rider Gavv menjanjikan sebuah ledakan emosi dan aksi yang memuncak ketika strategi jahat Rango (Tsukamoto Takashi) mencapai tahap baru yang mencengangkan. Dalam semalam, ia memicu insiden penghilangan massal —tanda bahwa kekacauan sudah mencapai titik kritis. Tiga pahlawan kita, Shoma (Chinen Hidekazu), Hanto (Hino Yusuke), dan Rakia (Shoji Kohei), akhirnya berhadapan langsung dengan Rango. Meski telah mengandalkan kekuatan Overgavv hasil modifikasi dengan Gochipod , mereka harus menerima kenyataan pahit: Rango masih berada jauh di atas angin. Pertempuran brutal itu berakhir dengan kekalahan telak di pihak para Rider. Namun, alih-alih patah semangat, kekalahan ini justru menjadi titik balik. Ketiganya bersiap kembali dengan strategi baru. Tapi waktu tak banyak. Rango telah memilih target berikutnya— sebuah konser live , tempat ribuan orang berkumpul, termasuk Ritsuko (Tanaka Riko), teman baik Sachika (Miyabe Nozomi). Melihat bahaya yang akan datang, Shoma m...