Skip to main content

Gwe Bukan PRIA atau COWOK, tetapi…

Seorang temen mem-forward pesan ini ke Gwe, yaitu tentang “Perbedaan mendasar antara seorang PRIA dan COWOK”. Gwe pernah ngebaca tulisan ini atau yang semacamnya sebelumnya, kalo nggak salah di suatu milis, tapi Gwe ga begitu peduli. Tapi kali ini Gwe, lumayan peduli. Setelah Gwe baca, resapi, dan melihat diri Gwe sendiri, sepertinya ga ada yang sepenuhnya sama dengan diri ini. Emang pada objektifnya seseorang itu dinilai oleh orang lain, tapi penilaian orang lain pun belom tentu bener. Nah, berdasarkan tulisan ini Gwe coba bandingkan dengan penilaian Gwe terhadap diri sendiri. Dan hasilnya adalah, Gwe bukan Pria atau pun Cowok, tetapi…

Mari kita baca dulu Perbedaan mendasar antara seorang PRIA dan COWOK:

P: Tahu jelas lima tahun lagi ia mau jadi apa.
C: Tidak jelas lima menit lagi ia mau berbuat apa.

P: Jago membuat wanita merasa tenang.
C: Jago membuat cewek merasa senang.

P: Bacaannya John Grisham, mainannya golf, tontonannya CNN.
C: Bacaannya Harry Potter, mainannya bilyar, tontonannya MTV.

P: Sebelum umur 30 sudah banyak uang.
C: Sebelum umur 30 sudah banyak dosa.

P: Seimbang antara penghasilan dan pemasukan.
C: Seimbang antara hutang dan pembayaran minimum.

P: Mendukung emansipasi wanita, tapi tetap membayari bon makan wanita.
C: Mendukung emansipasi wanita dengan membiarkan wanita bayar sendiri.

P: Punya akuntan, penjahit dan dokter langganan.
C: Punya salon, kafe dan bengkel langganan.

P: Meminta Anda nimbrung ngobrol kalau mamanya menelepon.
C: Pura-pura Anda tidak bersamanya jika mamanya menelepon.

P: Putus dengan pasangannya sambil berjabatan tangan dan mengakui sulitnya menjembatani perbedaan antar mereka berdua, diiringi ucapan, "Kita tetap bisa berteman selamanya."
C: Putus dengan pasangannya sambil kabur dari rumah, merokok berbatang -batang, plus ucapan, "Jangan undang aku ke pernikahanmu nanti!"

P: Mencintai wanita 10 % pada pertemuan awal dan meningkat terus.
C: Mencintai wanita 100 % pada pertemuan awal dan menurun terus.

P: Berpikir dewasa seperti orang usia 40 tahun saat berusia 17 tahun.
C: Berpikir kekanakan seperti orang usia 17 tahun saat berusia 40 tahun.

P: Bisa menang hanya dengan otak dalam konflik.
C: Cuma bisa ngamuk, adu mulut, n adu otot kalo konflik.

P: Mikirnya "Aku masih kurang pengetahuan, harus belajar lebih banyak".
C: Mikirnya "Aku yang terhebat di muka bumi, siapapun aku hadapin !!!".

P: Otak no 1, digabungin otot kalo terpaxa.
C: Otot no 1, ditambah otak kalo punya.

Dan inilah yang Gwe liat dari diri Gwe sendiri:

L: Gwe bisa ngerencanain apa yang gwe mau raih lima tahun, tapi kan cuman Tuhan yang bisa mastiin itu bisa terwujud apa kagak.

L: (kadang2) Bisa membuat a female (human op kourse) merasa tenang, tapi tetep senang.

L: Bacaannya Harry Potter, mainannya video game, tontonannya Kamen Rider.

L: Sebelum umur 30 masih belon banyak uang, kadang2 kalo dompet ketinggalan ya ngutang.

L: lebih banyak pelit daripada buang duit.

L: Mendukung emansipasi wanita, tapi tidak membiarkan istrinya jadi kuli bangunan.

L: Punya tukang ojek, dokter (karna sering sakit) dan warteg langganan.

L: Mamanya boleh tahu dia sedang bersama siapa ketika ditelepon.

L: Gak pernah putus, karena gak pernah nyambung

L: Naksir wanita 90 % pada pertemuan awal, dan meningkat atau menurun tergantung responnya doi.

L: Berpikir ala kadarnya dengan usia saat ini.

L: Kalau nggak bisa menang dengan otak dalam konflik, ya sudah diem aja.

L: Mikirnya "Aku masih kurang hebat, harus belajar lebih banyak".

L: Otak sapi goreng no 1, direbus kalau terpaxa.

Ternyata Gwe adalah... Laki-laki ;p

Comments

Popular posts from this blog

Piramida Terbalik: Cara Jitu Membuat Artikel Menarik

Sebuah artikel yang baik haruslah padat dan informatif. Bukan malah bertele-tele, berputar-putar, atau malah diulang-ulang. Padahal sejak SD, kita sudah diajarkan menulis. Namun untuk bisa membuat tulisan yang terstruktur, menarik, dan enak dibaca memang ada suatu teknik khusus. Dalam dunia kewartaan teknik tersebut dikenal dengan istilah Piramida Terbalik , yang dilengkapi dengan rumus 5W+1H dalam menulis sebuah berita. Apa sih maksudnya? Tentu saja hal ini bukan mengenai suatu bangunan antik dari negeri Mesir, tetapi istilah ini untuk menggambarkan bagaimana cara kita menulis. Kalau Anda melihat piramida, bentuknya mirip dengan segitiga. Bagian atasnya adalah puncak, makin ke bawah makin lebar. Namun kalau piramida atau segitiga ini posisinya kita balik, terlihat bahwa bagian paling atas yang lebar atau luas, terus mengecil ke bawah menjadi titik runcing. Serupa dengan bentuk segitiga terbalik tersebut, suatu artikel akan lebih terstruktur apabila di bagian awal atau ...

Apakah Penghasilan dari Profesi Penulis Bisa untuk Hidup di Indonesia?

Sewaktu kuliah di program studi S1 Sastra Inggris sekitar 20 tahun lebih yang lalu, saya sempat ingin bekerja dan hidup sebagai penulis. Artinya saya berharap mendapat penghasilan yang layak dengan menjadi penulis, khususnya untuk karya fiksi. Secara konkretnya yaitu membuat novel. Saat itu iklim perbukuan cetak di Indonesia masih cukup baik. Orang masih banyak yang mau membeli buku, meskipun internet mulai menjadi budaya di masyarakat. Namun saat itu saya masih dalam fase belajar. Tak satupun naskah saya diterima penerbit mayor. Maka itulah kenapa saya akhirnya bersikap realistis dengan melamar kerja sebagai karyawan. Kesempatan naskah saya terbit akhirnya datang setelah saya bekerja sebagai karyawan. Namun dari penjualan novel/buku saya, ternyata hasilnya kurang menggembirakan. Memang ada royalti, tapi tidak terlalu banyak. Hanya sekedarnya buat jajan. Seolah bahwa penghasilan dari menulis hanyalah sambilan. Padahal pada kenyataannya, untuk menghasilkan suatu karya yang menarik, butu...

Preview Episode 08 – Kamen Rider Zeztz

Pendahuluan Serial Kamen Rider Zeztz, yang dikenal sebagai bagian dari waralaba tokusatsu Kamen Rider Series, mengusung tema “mimpi sebagai misi” di mana sang protagonis Baku Yorozu (diperankan oleh Ryutaro Imai) memasuki dunia mimpi sebagai agen rahasia untuk melawan makhluk yang disebut Nightmares. ( Kamen Rider Wiki ) Untuk Episode 08 (judul Jepang: Case8: Entertain/饗(もてな)す , Motenasu) — seperti tercatat di daftar episode resmi. ( Kamen Rider Wiki ) Dalam preview-nya, muncul sebuah lokasi baru yang menarik: sebuah restoran klasik bernama Royal Jōkin , yang telah berusia seabad, dan menjadi pusat dari konflik cerita kali ini—bercampur antara tradisi kuliner dan ancaman senjata biologis. Berikut adalah ulasan lengkap preview Episode 08: latar cerita, poin kunci konflik, karakter yang terlibat, serta beberapa spekulasi dan hal yang layak diperhatikan. 1. Latar Cerita & Konflik Utama Royal Jōkin adalah restoran yang sudah berusia sekitar satu abad – sebuah warisan kuliner yang...