Perubahan Baku Setelah Menyerap Kekuatan Nightmare Catastrophe: Preview Kamen Rider Zeztz episode 23
Episode 23 dari Kamen Rider Zeztz menandai titik balik paling kelam dalam perjalanan sang protagonis. Kematian Agen No.5 dan Agen No.6 bukan hanya kehilangan bagi tim—tetapi menjadi pemicu lahirnya sesuatu yang jauh lebih berbahaya.
Sesuatu yang selama ini tertidur dalam diri Baku Yorozu.
Amarah yang Mengubah Segalanya
Kehilangan dua agen memicu ledakan emosi dalam diri Baku Yorozu (diperankan oleh Ryutaro Imai). Rasa bersalah, amarah, dan trauma kolektif membuka segel kekuatan baru: Nightmare Catastrophe.
Dalam wujud transformasi terbarunya—Zetts Catastrophe—Baku tampil berbeda dari sebelumnya. Aura heroiknya lenyap. Yang tersisa hanyalah kekuatan destruktif yang hadir seperti bencana alam.
Kemunculannya bukan lagi sebagai penyelamat.
Ia hadir seperti mimpi buruk yang menjadi nyata.
Kalimat Nox menggema:
“Kau adalah mimpi buruk yang lahir dari CODE.”
Apa Arti Ucapan Nox?
Sejak awal seri, organisasi CODE digambarkan sebagai sistem yang memanipulasi trauma dan mimpi buruk manusia menjadi energi tempur. Dalam beberapa episode sebelumnya, Disaster Nightmare dan Nightmare Bayi muncul sebagai manifestasi kolektif ketakutan.
Jika ucapan Nox benar, maka kemungkinan besar:
Baku bukan sekadar pengguna sistem CODE
Ia adalah produk dari sistem tersebut
“Kode Nomor: Tujuh” adalah identitas aslinya
Angka tujuh dalam narasi tokusatsu sering melambangkan fase akhir eksperimen atau prototipe sempurna. Bisa jadi Baku adalah subjek terakhir—yang paling stabil sekaligus paling berbahaya.
Dunia Bawah Sadar: Rahasia Nemu
Setelah transformasi brutalnya, Baku mendadak jatuh tertidur dan masuk ke alam bawah sadar. Di sana ia melihat perasaan terdalam Nemu (diperankan oleh Maho Horiguchi).
Nemu selama ini tampak tenang dan rasional, tetapi ternyata menyimpan emosi yang kuat terhadap Baku—emosi yang berkaitan dengan masa lalu CODE dan mungkin kebenaran tentang eksperimen Nightmare.
Pengungkapan ini menjadi momen emosional episode 23.
Namun alih-alih kembali menjadi dirinya yang dulu, Baku justru mengambil keputusan yang mengejutkan.
“Aku Kode Nomor: Tujuh.”
Bangun dari tidurnya, Baku berubah total.
Di hadapan Minami (diperankan oleh Miki Yagi), Fujimi, Nasuka, dan yang lainnya, ia berbicara dengan dingin:
“Aku Kode Nomor: Tujuh. Aku akan menjalankan misiku…”
Kalimat ini bukan sekadar deklarasi. Ini adalah pengakuan identitas.
Baku seolah menerima bahwa dirinya bukan lagi individu bebas, melainkan bagian dari sistem.
Minami—yang juga adalah adik Baku—menjadi pihak yang paling terpukul. Preview memperlihatkan bahwa The Lady mulai mendekatinya secara diam-diam. Apakah Minami akan dimanfaatkan sebagai kunci untuk mengendalikan Baku?
The Lady dan Kebangkitan NEM
Konflik semakin rumit ketika NEM akhirnya terbangun dari tidur panjangnya di tempat The Lady. Ini membuka kemungkinan bahwa:
NEM mengetahui rahasia terdalam CODE
The Lady memiliki agenda berbeda dari Nox
Baku hanyalah pion dalam permainan yang lebih besar
Pergerakan The Lady yang mendekati Minami menunjukkan bahwa konflik tidak lagi sekadar antara Rider dan Nightmare—tetapi sudah masuk ke ranah manipulasi psikologis dan keluarga.
Nightmare Bencana Dimulai
Jika sebelumnya Baku melawan Nightmare, kini ia adalah Nightmare itu sendiri.
Disaster Nightmare kembali beraksi. Kota kembali berada di ambang kehancuran. Namun yang paling menakutkan bukanlah monster yang muncul—melainkan perubahan hati sang Rider.
Prediksi Arah Cerita
Baku kemungkinan menjalankan misi yang bertentangan dengan timnya.
Minami bisa menjadi titik balik emosional untuk menyelamatkannya.
Nemu dan NEM memegang kunci rahasia eksperimen CODE.
The Lady mungkin memiliki rencana menggulingkan Nox.
Arc ini berpotensi menjadi jembatan menuju klimaks besar musim ini.
Kesimpulan
Episode 23 bukan hanya tentang form baru.
Jawabannya akan menentukan arah masa depan Kamen Rider Zeztz. 🔥

Comments
Post a Comment