Recap 2017 & Resolusi 2018


2 posting blog untuk tahun 2017,

Oh well, bukan berarti Gwe nggak nulis lho. Kerjaan Gwe di kantor ya bikin berita, baik untuk website maupun medsos. Di website berbayar, Gwe juga ada beberapa postingan. Setidaknya sebulan sekali. Memang untuk blog konten pribadi Gwe ga banyak nulis. Mungkin karena Gwe udah banyak posting di wall FaceBook, jadi sama aja lah, hehe.. Secara keseluruhan sebenarnya tahun 2017 cukup produktif di non-fiksi, lebih detilnya gimana, check this out!



Recap 2017:

1. Office Story

Sesuai dengan surat tugas dari pimpinan di pusat maka kontrak Gwe sebagai Tenaga Humas Pemerintah (THP) tidak diperpanjang. Jadi Gwe kembali bekerja di instansi asal di Semarang, namun pekerjaan Gwe tidak jauh dengan urusan kehumasan. Masih mengelola publikasi di website dan medsos. Di sini Gwe bekerja berdua dengan mba Eka. Namun bedanya sebagai THP dan Humas, ada pekerjaan tambahan seperti menangani kunjungan anak sekolah (TK/SD), handle protokoler seperti upacara, senam, dll.

Gwe merasakan load kerja yang lumayan tinggi ketika partner Gwe cuti melahirkan mulai minggu kedua November, tapi Alhamdulillah temen-temen lain banyak yang mau bantuin. Intinya adalah komunikasi dan koordinasi. Gwe denger, temen-temen THP ada beberapa yang mundur (ga banyak) karena prioritas lain, termasuk 2 yang dari PNS. Akhir tahun ini semestinya adalah masa akhirnya kontrak mereka tapi ada rumor akan dilanjutkan, ada juga yang bilang enggak, entahlah.

2. Internet Things


Tahun 2017 Gwe cukup dalam di Instagram. Bahkan Gwe ketemu salah satu pemilik akun dengan follower jutaan dan ngobrol dengannya. Ada berita duka yaitu akun ini kembali ditutup untuk yang kedua kalinya. Apakah akan ada kesempatan ke-3? Entahlah.

Tahun ini Gwe berkesempatan untuk bergabung dengan Google Gapura Digital sebagai mentor. Misi Gapura adalah mengenalkan internet kepada UMKM. Kelas berlangsung sabtu-minggu di co-working space, Impala yang terletak di Kota Lama Semarang. Tahun ini Gwe udah 2 kali ngajar. Kontrak selama setahun sampai 2018. Selain itu Gwe juga diajak temen sekolah dulu, yaitu Olin untuk mengembangkan internet marketing di Kendal. Kami membentuk Kendali Community dan membangun website Kendali Store.

Selanjutnya ada yang heboh di tahun ini, yaitu populernya kryptocurrency BitCoin dan teman-temannya. Pas awal denger Gwe tahunya 1 bitcoin sekitar 50 juta, tapi akhir tahun ini sudah mencapai 200 juta lebih, tapi Gwe sendiri belum tertarik coba main trading maupun mining.



3. Study Story

Alhamdulillah, pada bulan April 2017 Gwe ujian skripsi, dan revisi selesai ditandatangani dosen penguji dan pembimbing pada 21 April 2017.  Gwe diwisuda pada Agustus 2017 dengan title M.Hum. Temen seangkatan yang bareng diwisuda adalah dek Anang. Alhamdulillah teman-teman yang lain, yang sisa, akhirnya lulus juga pada bulan Oktober 2017. Mereka adalah: mba Dian, mas Didik, mas Zul, pak Min. Masih ada sih sisa satu sebenarnya temen angkatan 2012 yang belum lulus, tapi beliaunya cuti.

                Lulus S2 berarti Gwe sudah punya tiket untuk mengajukan diri sebagai fungsional dosen. Namun belum Gwe ajukan ke kantor, karena ada sejumlah pertimbangan. Baru sebatas laporan selesai kuliah.



4. Writer Story

Dari dulu Gwe penasaran, gimana caranya nerbitin e-book sendiri. Alhamdulillah pada November 2017 Gwe diterima sebagai publisher Google Books, dan mulai bisa menerbitkan buku sendiri. Naskah pertama yang Gwe upload adalah file pdf dari Ikatan Setan: Boneka Pembawa Sial yang secara kontrak 5 tahun dengan penerbit LiNTAS sudah berakhir pada 2013 lalu. Namun Gwe belum begitu paham sistem aplikasi ini dan Gwe duga masih ada error juga kayaknya. Selain Gwe, temen, yaitu mas Wiwien juga berkesempatan nerbitin novel di BBM Web Comic/Novel, tapi masih ada masalah juga. Bukan sama sistemnya, tapi dengan penerbit penghubung yang belum clear masalah kontrak. Rasanya perlu belajar soal Amazon Kindle, Scoop, WattPad, dll. karena di masa depan, platform inilah yang akan digunakan, meskipun orang saat ini masih cinta dengan buku cetak. Gwe gi nyiapin project dengan mas Wien terkait penulisan untuk 2018. Just wait and see!

                Dengan perpindahan kerja ke Semarang, berarti status Gwe sebagai anggota Muda Forum Lingkar Pena (FLP) Jakarta mustinya beralih juga. Gwe sebenarnya sudah dibekali surat mutasi, namun belum Gwe serahkan ke pengurus FLP Semarang. Sempat di awal-awal tahun, Gwe ada kontek ke Ketua FLP Semarang, namun karena kesibukan tidak komunikasi lagi, hingga akhirnya pas akhir tahun ini Gwe cek WA-nya ternyata ga aktif. Gwe pun menghubungi mantan ketua FLP Jakarta, pak Arya dan dapat nomor kontek Ketua FLP Wilayah Jawa Tengah (Jateng). Darinya Gwe dikasi kontek beberapa pengurus FLP Cabang Semarang, salah satu yaitu Roh Agung, yang ternyata adalah Pelaksana Tugas (Plt) FLP Semarang. Akhirnya kita ketemu pas acara Workshop Upgrading Kepenulisan FLP Jateng di Magelang akhir Desember 2017 ini. Dengan mengikuti acara ini, ngajak sepupu Dek Hans yang mantan FLP Solo, Gwe bermaksud untuk bersosialisasi dengan teman-teman FLP, khususnya Jateng dan Semarang.



5. Musical story

Tahun ini Gwe kembali memperdalam Musik Elektronik, khususnya dengan FL Studio. Kali ini bersama dengan Tata di WaveGang Studio. Agak lumayan nambah pengetahun Gwe, namun karena kesibukan Gwe maupun guru, proses belajar mengajar kita masih belum kelar hingga akhir tahun ini. Ada satu lagu yang rilis, tentu saja bergenre Elektronik, udah Gwe upload di YouTube dan Soundcloud. Setelah ikut event Lokal Itu Keren di EP, gabung ama komunitas produser musik elektronik Semarang, Vennetunes.



6. YouTube Story

Untuk YouTube Gwe masih lanjut upload video-video tutorial musik di satu channel, dan tutorial terkait keuangan di channel lain. Pas awal tahun Gwe masih ikut acara YT, baik di Semarang maupun Jakarta, tapi ke tengah dan akhir tahun Gwe pilih tidak pergi ke ibukota.

Tahun ini kalau nggak salah AdSense cair 2x apa ya, satunya karena sempat ada masalah cracking waktu Gwe ke Singapura dan bikin pencapaian limit $100 lebih cepet. Akun Adsense Gwe itu sempat diambil orang, namun Alhamdulillah berkat bantuan temen2 YouTuber dan pihak Google Indonesia, akhirnya kembali lagi ke Gwe. Alhamdulillah juga pendapatan per bulan makin bertambah, meskipun masih jauh dari limit pencairan.



7. Kendal Story

Tidak banyak update alamat di kelilingkendal.com. Namun ada tambahan tulisan wisata mendalam, yaitu 3 untuk Pulau TIban dan 1 untuk Pasar Karetan. Mulai mengenal komunitas seni KSK, Admin InstaGram Kendal, Genpi, dan Local Guides.



8. Love Story

Rintisan akhir tahun 2016 sayangnya makin memudar. Tipe yang gak bisa diajak ngobrol. Ada peluang baru, seseorang yang sudah Gwe tahu sejak tahun 2013. Awalnya oke, tapi ada sejumlah kendala, namun setidaknya kita masih berteman. Peluang lain ada, tapi belum pasti juga.



Resolusi 2018

Kemandirian, itulah kata kunci yang Gwe harap dapat di penuhi di tahun 2018. Mandiri dalam arti bisa menjadi pribadi yang lebih disukai dan memberikan pengaruh positif pada banyak orang. Kemudian secara finansial lebih independen dan berkembang. Branding pribadi yang sebelumnya di bidang musik akan perlahan bergeser kembali ke penulisan. Musik mungkin masih akan mewarnai, namun tidak mendominasi. Berikut adalah sejumlah keinginan atau target, yang mudah-mudahan bisa diraih di tahun 2018:



1. Ketokohan dan Enterpreneurship.

Menjadi bagian dari sistem dan mendukung suatu organisasi adalah sesuatu yang baik, namun selalu tergelitik di hati Gwe untuk bisa mandiri dan menjadi ahli di situ. Gwe suka menulis dan In Sha Alloh ada bakat di situ, dibanding bidang lain, semisal musik. Namun perlu ada ciri khas tertentu yang membuat Gwe menonjol. Ada suatu peluang yang Gwe bidik, namun belum bisa dishare detilnya, hehe.

Bisnis cuci motor mobil masih lanjut, namun perlu dipikirkan lagi untuk membuka bidang usaha lain, dan menyiapkan personil yang akan mengisi di situ.



2. Married?

Isu yang selalu muncul hampir tiap tahun. In Sha Alloh bakal diberesin tahun 2018.



3.  Dunia Menulis

Harus lebih konsisten lagi di bidang ini. Fokus pada satu genre tertentu, namun tetap juga belajar berbagai format maupun gaya penulisan. Mulai menyelenggarakan kelas penulisan dengan narasumber orang lain maupun diri sendiri. Blogging dan travel writing juga bisa diperdalam. Komunitas juga terus dikawal dan dikembangkan: Penpro, FLP, Rumah Media - Himpena, Lingkar Baca Tulis Kendal (LBTK), Genpi. Lebih memperdalam soal menggali cerita sejarah dan dongeng/folklore.



4.  Ngaji

Sepertinya bacaan Tajwid Gwe masih belum sesuai kaidah, jadi harus mendapat bimbingan agar lebih pantas. Perlu juga menambah ilmu agama lebih intensif. Kalau perlu menghafal juga.



5. Musisi Digital

Semakin banyak artis yang bergabung menjadi DJ seperti Onadio Killing Me Inside, Mitha The Virgin, membuat minat Gwe di bidang ini malah memudar. Gwe masi suka EDM, tapi ga lagi pengin bikin lagu DJ. Mungkin bikin musik2 elektronik, tapi lebih bebas. Ga terpaku pola EDM yang sudah ada kayak intro, raise, drop. Gwe tertarik juga bermain vocal, dubbing, yang asyik-asyik aja ga terbebani harus masuk ke industri musik EDM, jadi DJ, tur keliling dunia.



6. YouTube Penulis dan Komedi

Fokus Gwe tahun 2018 akan lebih ke channel: www.youtube.com/c/yozarfirdausamrullah dengan konten soal kepenulisan dan perbukuan. Ada juga ide untuk bikin konten lucu dengan tema tips cinta, mungkin di channel yozarremixer. Di channel ini pula tempat Gwe bermain-main suara, vocal dan dubbing. Satu lagi, Gwe diminta untuk support channel temen di bidang komedi sebagai kamerawan dan editor, serta mungkin juga memberi masukkan.



7. Punya Alat-alat, Barang, Sesuatu

Barang yang belum Gwe dapat di tahun 2016 maupun 2017 adalah Drone serta Kamera buat vlogging. Kalau ada rejeki mungkin kendaraan roda empat. Ga beda dengan resolusi tahun 2017 yang belum terpenuhi.



8. Internet Things

Tahun 2018 masih lanjut kontrak di Gapura. Mungkin Gwe bakal ngisi beberapa kali. Lalu website mungkin akan ada yang Gwe tutup satu, namun mengesahkan salah satu blog di blogspot menjadi .com Kemudian belajar lebih dalam lagi soal blog, terutama bagaimana menaikkan DA dan PA. Berkomunitas juga. Cari bahan/materi juga.


Web tentang Kendal harus lebih rutin dan banyak lagi diisi. Materi tentunya harus sering keliling, tak hanya alamat tapi juga mengangkat lebih dalam soal destinasi wisata, kuliner, ketokohan, komunitas, sejarah, dongeng/folklore (udah dibahas di dunia menulis tapi gapapa, berhubungan kok, hehe), dll


Lalu garap medsos lebih dalam, terutama Instagram dan tentunya YouTube. Konten foto harus lebih tertata dan menarik, dikonsep. Untuk yang YouTube materi In Sha Alloh siap. Cuman desain interior yang belum terpikirikan, harusnya juga dibikin yang cantik.

Comments

Popular posts from this blog

Tutorial Cara Menghubungkan Keyboard Musik dengan Komputer

Film Rurouni Kenshin: Kyoto Inferno Bahasa Indonesia

Membantu Operasi Kaki Kucing