Skip to main content

Mengenal Program Untuk Rekaman Lagu Pro Tools

Pro Tools adalah program musik kedua setelah FL Studio yang Gwe pelajari. Perkenalannya pun nggak sengaja. Jadi Desember 2010 lalu, Gwe dalam proses pindah kerja dari Jakarta ke Semarang. Sebelumnya di Jakarta Gwe kan belajar keyboard di Sekolah Musik Sincere, salah satu franchise Sekolah Musik Yamaha. Karena pengin bisa nerusin ke franchise yang sama, maka Gwe nyari sekolah dengan kurikulum yang sama di Semarang. 
-->
Salah satu sekolah musik yang cukup dikenal adalah Sekolah Musik Purnomo (SMP), di Jalan Pandanaran Semarang. Sewaktu kuliah Gwe pernah belajar gitar akustik ama Keyboard kurikulum Technic tapi nggak sampai kelar. Dulu gurunya mas Iik pernah bilang kalau kurikulum keyboard mau beralih dari Technic ke Yamaha, makanya Gwe maen ke sana. Namun ternyata sekarang kursus Keyboard di SMP menggunakan kurikulum sendiri. Walaupun nggak dapet apa yang Gwe pengin, Gwe tertarik dengan penawaran program kursus baru di sana, yang disebut sebagai Kursus Musik IT (Information Technology). Konsep pendidikan musik IT ini adalah agar orang dapat menciptakan lagu sendiri dengan komputer/laptop beserta tambahan alat yang nggak harus terlalu mahal.



Gwe pun berkenalan dengan pengajar Kursus Musik IT, namanya mas Alex. Spesialisasi mas Alex pada instrumen keyboard, walau aslinya piano. Ilmu yang diajarkannya adalah cara menggunakan software untuk rekaman lagu, yaitu Pro Tools. Sebelumnya, dulu waktu di Jakarta, mas Alex pernah bekerja dan belajar di Auvimus yang merupakan distributor dari instrumen musik untuk studio rekaman, M-Audio.  Biasanya paket instrumen rekaman M-Audio menyertakan software pendukung, yaitu Pro Tools. Setelah kembali lagi ke kota asalnya Semarang, mas Alex menularkan ilmunya ke masyarakat lewat SMP. Dia juga menerima pembuatan dan aransemen lagu/musik. Begitu Gwe udah jadi pindah ke Semarang, Gwe pun memutuskan belajar Pro Tools di SMP dengan mas Alex.


Kembali ke topik utama. Baik Pro Tools maupun FL Studio memang dikategorikan sebagai Digital Audio Workstation (DAW), namun tentu saja ada bedanya. FL Studio cenderung kepada pembuatan lagu, dalam arti pengguna bisa menciptakan lagu dengan instrumen bawaan tanpa ada tambahan alat lain, cukup keyboard computer & mouse. Meskipun bisa juga ditambahkan alat seperti keybooard controller maupun audio interface, supaya kemampuan dan penggunaan software ini lebih maksimal. Sementara Pro Tools lebih diarahkan kepada fungsi perekaman lagu. Keberadaan keyboard controller dan atau audio interface mutlak dibutuhkan. Keunggulan FL Studio adalah pada fungsi Step Sequencernya, yang merupakan semacam Drum Machine Virtual. Namun mulai Pro Tools 8 M-Powered ada juga tools semacam itu, yaitu plugin BOOM. Buat penggemar Boyband/Girlband yang lagi tren saat ini, fungsi Step Sequencer di FL Studio dan BOOM di Pro Tools sangat handal untuk pembuatan musik digital semacam itu. Di Pro Tools, lagu baik dari data MIDI maupun data Audio setelah direkam dapat di-mixing dan diberi efek. Kemudian hasil akhirnya dapat diekspor ke standar audio yang bisa dipake untuk industri maupun masyarakat umum seperti WAV dan MP3.

Kehandalan lain dari Pro Tools adalah sistem proteksinya untuk menghindari pembajakan. Agar program Pro Tools dapat dijalankan, harus ada instrumen M-Audio yang terkoneksi dengan komputer, atau untuk versi M-Powered perlu ada semacam kunci untuk menjalankan program, yang wujudnya mirip flashdisk. Jadi mau nggak mau meskipun software installer di CD/DVD dapat dengan mudah dicopy, orang nggak bisa menggunakannya kalau nggak punya hardware yang terintegrasi dengan Pro Tools, yaitu M-Audio. Jadi kesannya software ini sangat eksklusif.

Perusahaan pembuat Pro Tools adalah DigiDesign, sebuah divisi dari Avid Technology.  Pro Tools dapat digunakan di sistem operasi Mac OS X dan Microsoft Windows. Banyak musisi profesional di industri audio menggunakan Pro Tools untuk merekam, menyunting, dan memproduksi lagu, ilustrasi sinetron, tayangan TV, film scoring, dsb. Paket Pro Tools umumnya ada tiga jenis; LE, M-Powered, dan HD. Paket LE biasanya adalah software gratis sebagai bonus penyerta apabila Anda membeli produk instrumen M-Audio, seperti Mic, Audio Interface, atau Keyboard Controller. Fungsi paket LE terbatas, termasuk sedikitnya jumlah track MIDI, dan tidak adanya dukungan penambahan virtual instrumen. Selanjutnya pada pake M-Powered, jumlah track MIDI maupun Audio yang disediakan lebih banyak. Penambahan virtual instrumen juga didukung. Sedangkan paket HD atau high-end mencakup perangkat keras eksternal A / D converter dan internal PCI atau PCIe soundcard dengan onboard DSP. Jadi alatnya harus dipasang di Desktop PC, nggak bisa dicolokkin begitu aja pake USB. Saat ini Pro Tools sudah mencapai versi 10.

Walaupun Pro Tools handal untuk membuat lagu, dan Gwe sudah belajar beberapa bulan hingga sekarang, Gwe belum sepenuhnya make Pro Tools. Kendalanya bukan pada pemahaman aplikasi, tapi lebih pada skill keyboard dan sense of music Gwe yang masih terbatas. Untuk project pertama lagu Gwe aja minta bantuan mas Alex buat aransemen. Lirik dan nada dari Gwe, tapi iringan dan warna-warni instrumen dan musik dari Mas Alex. Salah satu resolusi Gwe tahun ini adalah akan lebih memperdalam skill maen keyboard biar bisa make Pro Tools lebih maksimal. Jadi untuk menggunakan software ini sebaiknya pengguna sudah bisa menggunakan piano atau keyboard, sehingga lagu dapat diciptakan dengan lebih mudah. Seperti yang Gwe bilang di atas, Pro Tools sifatnya lebih ke perekaman lagu daripada produksi suara sendiri.

Kalau kalian tertarik pengin nyoba versi trial-nya (demo), Avid menyediakan link untuk download, tapi Anda harus mengisi sejumlah form sebelum bisa mulai donlot. Silakan ciptakan musik yang asyik di rumah sendiri maupun secara pribadi ^^:
http://www.avid.com/Trial/ProTools

Bonus:
Semoga aja kalian nggak bosen karena gwe belom bikin lagu baru lagi :p. Berikut adalah video live dari lagu: “Havn’t Luv U, Nyet!” yang Gwe perform sama mas Alex dengan software Pro Tools:

URL Youtube: http://www.youtube.com/watch?v=xFPQdN4wPHs

Comments

  1. bro, ajarin dong ttg program KONTAKT 5, gimana caranya utk mengisi suara (add sound file ) dst.... tengs

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Piramida Terbalik: Cara Jitu Membuat Artikel Menarik

Sebuah artikel yang baik haruslah padat dan informatif. Bukan malah bertele-tele, berputar-putar, atau malah diulang-ulang. Padahal sejak SD, kita sudah diajarkan menulis. Namun untuk bisa membuat tulisan yang terstruktur, menarik, dan enak dibaca memang ada suatu teknik khusus. Dalam dunia kewartaan teknik tersebut dikenal dengan istilah Piramida Terbalik , yang dilengkapi dengan rumus 5W+1H dalam menulis sebuah berita. Apa sih maksudnya? Tentu saja hal ini bukan mengenai suatu bangunan antik dari negeri Mesir, tetapi istilah ini untuk menggambarkan bagaimana cara kita menulis. Kalau Anda melihat piramida, bentuknya mirip dengan segitiga. Bagian atasnya adalah puncak, makin ke bawah makin lebar. Namun kalau piramida atau segitiga ini posisinya kita balik, terlihat bahwa bagian paling atas yang lebar atau luas, terus mengecil ke bawah menjadi titik runcing. Serupa dengan bentuk segitiga terbalik tersebut, suatu artikel akan lebih terstruktur apabila di bagian awal atau ...

Kamen Rider Zeztz Episode 30 Preview: Antara Keluarga dan Mimpi Buruk

Serial Kamen Rider Zeztz semakin mendekati puncak konflik emosionalnya. Memasuki episode 30, cerita tidak lagi sekadar pertarungan antara Rider dan Nightmare—melainkan pertarungan batin yang jauh lebih dalam: tentang kepercayaan, identitas, dan arti keluarga. ## 💔 Pengkhianatan yang Menghancurkan Episode ini akan menyoroti hubungan kompleks antara Baku dan Minami. Selama ini, Minami (Yagi Miki) dikenal sebagai adik dari Baku. Namun kenyataan pahit terungkap—Minami ternyata adalah agen dari organisasi misterius CODE. Fakta ini menghancurkan kepercayaan Baku. Sebagai pengingat, organisasi CODE dalam seri ini merupakan kelompok rahasia yang beroperasi di dunia mimpi untuk melawan makhluk bernama Nightmare, namun sering menggunakan metode yang kejam dan manipulatif. Ketika Baku mengetahui kebenaran ini, emosinya memuncak: * kecewa karena merasa dibohongi, * marah karena hubungan keluarga ternyata hanya ilusi, * dan bingung karena perasaannya terhadap Minami tetap tidak berubah. Di sinilah...

Antarkan Kebaikan dengan Jasa Pengiriman Paxel, dan Dapatkan Saldo Ratusan Ribu Rupiah

Meskipun jual-beli online udah cukup lama ada di Indonesia dan jadi budaya, Gwe sendiri masih belum banyak manfaatin. Biasanya sih sebagai pembeli yang tahunya order barang dan berharap pesanan cepat sampai dan barang dalam kondisi baik. Gak peduli jasa pengiriman yang dipakai apa, entah itu yang BUMN atau swasta. Kayaknya sih sama aja, rata-rata butuh beberapa hari waktu pengiriman. Kalau mau ekspedisi yang ekspres, besok hari nyampe, bayarnya lebih mahal. Pernah sih Gwe pakai jasa pengiriman, namun yang paling banter buat nganter surat atau dokumen. Kalau barang lain sepertinya belum. Mungkin nanti kalau Gwe udah mulai jualan online kaos lucu atau barang lain. Namun ternyata ada Jasa Pengiriman baru yang beda nih. Katanya dia bisa kirim dan sampai same day , alias di hari yang sama, namanya Paxel . Wah masak iya bisa sih? Gwe perlu ngebuktiin nih. Gwe pun dateng ke acara Blogger Gathering Paxel pada hari Kamis, 22 November  2018 di Hans Kopi jalan Veteran, Semarang. Acar...