Wednesday, April 24, 2019

Sinopsis Avengers: EndGame (Mengandung Bocoran)


Tulisan ini merupakan ringkasan atau sinopsis dari film Avengers: EndGame. Khusus Gwe buat untuk kamu yang nggak keberatan dengan bocoran alias spoilers dari film Avengers: EndGame. Juga buat kamu ga sempat nonton atau malah malas nonton. Gwe saranin sih, tetap ke bioskop ya, larisin film ini. Kerja belasan tahun lho. Tetap harus kita hargai.
Udah Gwe peringatin, yang ga suka bisa tutup video ini, ganti nonton video Gwe yang lain.
.
Seperti informasi yang telah beredar sebelumnya, film dibuka dengan adegan yang selama ini muncul dalam iklan EndGame baik yang ada di TV, YouTube, InstaGram dan media lain. Yang pertama dihadirkan adalah HawkEye yang sedang menikmati waktu bersantainya di rumah bersama keluarganya. Kayaknya sih dia sudah memutuskan pensiun. Clint Barton alias Hawkeye sedang mengajari putrinya memanah. Eh, nggak tahunya tiba-tiba seluruh anggota keluarganya lenyap jadi debu. Clint terhenyak. Cerita dilanjutkan dengan Toni Stark dan Nebula yang memanfaatkan waktu selama mereka terkatung-katung di luar angkasa, baik itu bermain game maupun membetulkan pesawat. Namun pada akhirnya mereka ditolong oleh Captain Marvel. Pesawat Benatar dibawa ke Bumi ke markas Avenger.

Akhirnya ada titik cerah setelah Nebula memberi informasi planet tempat Thanos berada, yaitu “Taman”. Captain Marvel percaya diri dia bisa mengalahkan Thanos. Rencananya mereka akan merebut Infinity Stones plus Gauntletnya, kemudian mengembalikan separuh makhluk hidup yang sudah ada. Sekaligus mengalahkan Thanos.
Dengan pesawat Benatar yang dikemudikan Rocket Racoon, para jagoan pergi ke sana. Untuk mewaspadai masalah, Captain Marvel memeriksa keadaan planet. Ternyata Thanos sendirian di tempat pensiunnya itu.

Rombongan tiba di gubug Thanos. Kondisinya sedang payah. Bahkan separuh mukanya terluka. Ternyata dua hari yang lalu Thanos menghancurkan Infinity Stones agar dia tidak tergoda memanfaatkan benda tersebut untuk kekuasaan. Orang-orang kecewa. Dengan kampaknya Thor memenggal kepala Thanos, namun tak ada gunanya. Semua sudah terlambat batu infinity hancur, orang-orang tak bisa kembali.

Lima tahun berlalu, sebagian besar orang masih dalam suasana duka, termasuk Steve Rogers alias Captain America yang nggak bisa Move On. Natasha Romanov alias Black Widow mengkoordinir teman-temannya untuk berbagi informasi terkini tentang segala kemungkinan untuk mengembalikan teman dan keluarga mereka yang musnah. Namun Captain Marvel bilang dia akan pergi jauh ke luar angkasa karena banyak urusan. Keadaan di lokasi lain mirip Bumi, yang orang-orangnya sedih. Sementara Rupert “Rhodey” Rhodes alias War Machine mendapat informasi di Jepang sana, Clint Barton membasmi para Yakuza. Untuk menebus kesedihannya dia jadi Ronin.

Titik cerah hadir ketika tanpa sengaja Scott Lang alias Ant Man kembali dari Quantum Realm akibat tombol alat di mobil dipencet tikus. Dia menyampaikan teori tentang Time Travel. Captain America dan Natasha tertarik kemudian menemui Tony Stark. Ternyata Tony sudah putus harapan. Dia lebih senang hidup damai bersama istri dan anak perempuannya, Morgan.

Rombongan beralih menemui Bruce Banner yang kini sudah bisa menguasai pikiran dan kekuatan Hulk-nya. Jadi dia pintar dan hijau. Dia bilang tidak menguasai ilmu Fisika Kuatum, tapi karena Tony nggak mau membantu akhirnya dia bikin eksperimen, yang malah mengakibatkan Ant Man kadang jadi anak kecil, orang tua, bahkan bayi.

Diam-diam, Tony Stark tetap melakukan penelitian dan dia menemukan cara menggunakan Quantum Realm sebagai mesin waktu. Istrinya Pepper mendukungnya. Tony kembali ke markas Avengers dan menyampaikannya pada yang lain bahwa ada harapan untuk mengembalikan separuh populasi makhluk hidup yang musnah, yaitu dengan mencuri atau lebih tepatnya meminjam Infinity Stones dari masa lalu. Tony bahkan membawakan Perisai Captain America yang tertinggal. Natasha lalu menjemput Clint Barton yang kecewa di Jepang. Sementara Hulk dan Rocket menjemput Thor yang sekarang jadi pemabuk karena depresi, sehingga perutnya buncit di Asgard Baru di Tornsberg.

Penelitian soal mesin waktu dilanjutkan dan diperbaiki. Mereka juga memikirkan dimana mestinya mengambil Infinity Stones di waktu yang tepat tanpa menyebabkan Time Paradox. Saat selesai alat itu perlu dites dulu, Scott Lang nggak siap, sementara yang berani Clint Barton. Dia berhasil kembali ke masa lalu dan mendengar suara putrinya tapi tak bertemu karena alat disetting untuk cepat kembali. Sebuah sarung tangan terbawa ke masa kini.
Akhirnya dengan mengenakan baju seragam Quantum kesembilan anggota Avengers sepakat dibagi menjadi 3 tim. Tim satu berisi: Captain America, Iron Man dan Hulk. Tim dua a berisi: Clint Barton dan Natasha Romanov dan Tim dua b terdiri dari: War Machine dan Nebula. Sedangkan Tim Tiga Rocket dan Thor.

Tim satu menuju waktu film Avengers pertama, yaitu tahun 2012 pasca mereka menangkap Loki. Space Stone dalam Tesseract dan  Mind Stone yang ada di Tongkat Loki berhasil didapat di New York meskipun sempat terjadi kekacauan. Hulk sempat memisahkan diri untuk mendapatkan Time Stone di New York Sanctum. Saat berdiskusi dengan The Ancient One, gurunya Dr. Strange, dan sebelumnya saat rapat Avengers sempat dibahas mengenai teori waktu yang selama ini salah, teori yang muncul di film-film lain. Bila mengambil Infinity Stone pada masa kini, masa depan akan rusak dan berubah, namun ternyata tidak begitu. Masa depan tetap tidak berubah, hanya saja masa lalu yang berubah akan menyebabkan dunia atau kejadian paralel dengan masa depan yang berbeda. Setelah mengungkapkan bahwa Dr. Strange yang sudah melihat berbagai kemungkinan di masa depan dan menyerahkan Time Stone pada Thanos. Akhirnya Sorceres Supreme mau menyerahkan Time Stone pada Hulk, meskipun saat itu Dr. Strange malah belum jadi muridnya sama sekali.

Rocket berhasil mendapatkan Aether alias Reality Stone dari Jane, serta Thor mendapatkan kembali semangat hidup setelah menemui ibunya di Asgard. Dia sekalian meminjam kapak dari masa lalunya, Mjolnir. Clint Barton kembali mengalami kesedihan setelah dia gagal mengorbankan diri di Vormir dan mendapatkan Soul Stone setelah Natasha meninggal. Sedangkan tanpa disadari War Machine yang kembali duluan membawa Power Stone, Nebula tertangkap dirinya di masa lalu dan Thanos tahu soal rencana Avengers di masa depan dari transmisi siaran video Nebula. Akibatnya saat semuanya kembali ke masa kini, yang ikut mereka adalah Nebula jahat tanpa ada yang sadar.

Sarung tangan baru ciptaan Tony berhasil menjadi wadah Infinity Stones yang berhasil terkumpul. Thor mau mencoba tapi dalam kondisinya sekarang, semua orang tak percaya. Menurut Hulk dirinya-lah yang ditakdirkan untuk menggunakan satun tangan ini. Setelah dipakai, energi keenam batu sungguh kuat. Orang-orang waspada. Hulk kesakitan, namun dia akhirnya berhasil menjentikkan jari dengan sarung tangan itu. Ant Man pun pergi keluar melihat situasi yang mungkin berubah. Telfon dari istrinya Clint meyakinkan bahwa orang-orang yang musnah kembali.

Di ruang mesin waktu, Nebula dari masa lalu mengaktifkannya untuk menghadirkan Thanos dan kawanannya. Pesawat Thanos menghancurkan markas Avenger.

War Machine dan Rocket nyaris tertimbun, sementara Hulk coba menyelamatkan mereka. Clint Barton berusaha menyelamatkan Sarung Tangan dengan Infinity Stones dari para monster, sementara Captain America, Thor dan Iron Man mendatangi Thanos. Sang Titan gila menyampaikan pada mereka kalau keputusan melenyapkan separuh populasi Bumi keliru, karena banyak yang bersedih, sampai pergi ke masa lalu untuk merubah keadaan. Thanos punya keinginan baru untuk melenyapkan seluruh makhluk dan menggantinya dengan makhluk baru yang lahir, yang tak perlu tahu masalah masa lalu. Selain dengan kapak baru Storm Breaker, Thor juga sesekali menggunakan Mjolnir. Bergantian dengan Captain America yang rupanya kali ini dengan hati patriotismenya layak menggunakan Mjolnir dan juga menghadirkan petir.

Nebula dari masa kini yang tertangkap meyakinkan Gamora untuk membantunya merubah
keadaan. Gamora yang memang aslinya tidak suka dengan Thanos tersentuh ketika Nebula masa kini bilang mereka memperbaiki hubungan dan menjadi saudari. Mereka membantu Clint Barton untuk menyelamatkan sarung tangan. Maksudnya Hulk sarung tersebut semestinya harus segera dikembalikan ke masa lalu. Scott Lang memberi harapan, diantara mesin waktu yang hilang, mobil vannya masih bisa digunakan, tapi posisinya sulit karena di kancah pertempuran. Yang menyelamatkan Sarung Tangan berganti-ganti dari Black Panther, Peter Parker alias Spiderman, hingga Captain Marvel.

Tanpa Infinity Gauntlet dan Stones pun Thanos unggul dari para Avengers. Dia mengkomando pasukannya untuk turun dan menyerang. Ratusan alien hadir.

Saat Captain America kepayahan terdengar suara Sam Wilson alias Falcon dari saluan komunikasi. Muncul portal di udara, yang awal hadir adalah T’Challa alias Black Panther bersama Shuri dan Okoye. Lalu muncul banyak orang lain. Termasuk Dr. Strange dan rekan-rekannya. Jentikkan jari Hulk berhasil, orang-orang kembali hidup. Pasukan jagoan dan alien bisa dibilang imbang sekarang, namun keadaan belum aman. Malah saat nyaris kalah, Thanos memerintahkan hujan tembakan dari pesawat perangnya. Sarung tangan sempat diambil alih Thanos, namun pada akhirnya Tony berhasil mengambil Infinity Stones dengan armor Mark 85-nya. Kali ini Tony yang menjentikkan jari. Thanos dan pasukannya musnah, namun kondisi Tony kritis. Dalam rengkuhan istrinya, Tony meninggal. Rest in Peace.

PR belum selesai. Usai pemakaman Tony, dengan mesin waktu baru ciptaan Hulk, Steve Rogers sendirian mengatarkan Infinity Stones sekalian dengan Mjolnir kembali ke masa lalu. Buck dan Falcon menunggu. Menurut Hulk mestinya cukup 5 detik menunggunya, namun dia tak kunjung kembali. Di danau dekat mereka ada pria tua. Terungkap bahwa pria tua dengan cincin kawin di tangannya itu adalah Steve Rogers, dia menyerahkan perisainya pada Falcon. Terlihat video di masa lalu Steve Rogers sedang berdansa dengan Peggy Carter.

Sunday, April 21, 2019

Lokasi Infinity Stones dan Titik Waktu Untuk Mendapatkannya di Avengers EndGame


Nggak sampai seminggu lagi film “Avengers: Endgame” akan tayang di bioskop Indonesia. Kali ini Gwe akan membahas mengenai Infinity Stone terkait dengan cara mengalahkan Thanos dan mengembalikan separuh populasi makhluk hidup yang musnah dalam film Infinity War, termasuk juga sebagian anggota Avengers atau keluarga/kerabat dekat mereka. Sebenarnya tulisan ini lebih ke prediksi atau dugaan apa yang akan terjadi di filmnya nanti, tapi kalau kalian khawatir malah jadi spoiler, mending tutup tulisan ini dan ganti baca tulisan Gwe yang lain.
.
Jadi kan memang banyak yang menduga bahwa di film EndGame nanti, para Avengers akan melintasi waktu demi mencegah Thanos untuk memusnahkan separuh makhluk hidup di alam semesta, atau dengan cara lain, semisal menguasai Infinity Stones guna menghidupkan kembali makhluk hidup yang musnah, dan juga mengalahkan Thanos.
.
Namun seperti yang sering muncul di cerita perjalanan lintas waktu, bila suatu titik kejadian berubah, maka masa depan pun kemungkinan juga akan berubah. Bisa sepele, bisa juga kejadian besar. Orang menyebutnya Time Paradox. Tapi Captain America dalam trailer film bilang: “Whatever It Takes” atau “Masa Bodo. Nggak peduli apa yang bakal terjadi, apapun akan kita lakukan.”, termasuk kemungkinan dia dan timnya memutuskan untuk melakukan perjalanan melintasi waktu dan mengubah satu atau banyak kejadian tertentu, demi teman-temannya tetap hidup atau menghidupkan kembali mereka. “Some people move on, but not us” katanya baper banget.
.
Seperti yang dibahas beberapa kali di film MCU misalnya: Infinity War, Guardians of Galaxy dan Thor: The Dark World, di alam semesta ini terdapat 6 Batu Sakti alias Infinity Stones peninggalan masa purba, yang kekuatannya luar biasa. Keenam batu inilah yang dikumpulkan Thanos dan disematkan ke Infinity Gauntlet yaitu semacam sarung tangan sakti supaya dapat dimanfaatkan kekuatannya dengan baik. Orang biasa, bahkan Titan seperkasa Thanos pun mungkin nggak bisa memegang Infinity Stone apa adanya, tanpa alat bantuan. Seperti kita lihat, Red Skull di film Captain America yang mencoba memegang Tesseract alias Space Stone terlempar ke Vormir, lalu di Guardians of Galaxy volume 1, Carina, sandera yang dijadikan budak Taneleer Tivan alias The Collector hancur ketika memegang Power Stone, dan Jane Foster malah menjadi inang dan tidak bisa menguasai kekuatan Aether alias Mind Stone di film Thor: The Dark World. Untuk itu Thanos meminta atau lebih tepatnya memaksa Eitri sang Dwarf di Nidavellir membuatkan untuknya Infinity Gauntlet.
.
Bila para Avengers mau mencegah rentetan kejadian buruk setelah Thanos memakai Sarung Tangan Sakti, melalui Quantum Realm atau mesin waktu lain, mereka dapat menghadang Thanos di titik waktu sebelum Infinity Gauntlet dibuat dan mengalahkannya. Cara lainnya adalah menyembunyikan Eitri di tempat yang aman, atau meminta Eitri membuatkan Infinity Gauntlet dan yang membawa adalah para Avenger untuk kemudian mereka mengumpulkan Infinity Stones. Mungkin Eitri hanya akan mau disuruh oleh Thor.
.
Kalaupun kemudian harus tetap mengumpulkan dan hendak menggunakan kekuatan Infinity Stones, maka batu pertama yang perlu diambil adalah Time Stone alias Eye of Agamotto. Sebenarnya Dr. Strange bisa mengembalikan suatu kondisi, contohnya di situasi kehancuran Hong Kong Sanctum, tapi tentunya tidak dalam kondisi yang terlalu luas dan berat. Para Avengers cukup menemui dan menjelaskan masalah Thanos pada Dr. Strange, mungkin di satu titik waktu, misalnya sesaat sebelum anak buat Thanos datang ke Bumi. Dr. Strange dapat diminta untuk melihat ke masa depan dan mencari cara mencegah Thanos melakukan hal buruk, seperti kita lihat di film Infinity War. Dapat dilihat di Mid credit film, Dr. Strange mulai kenal dengan Thor. Gwe rasa Dr. Strange bisa jadi pemandu waktu yang baik, sehingga para Avengers bisa pergi ke titik waktu yang tepat untuk mengubah sejarah dan meminimalisir terjadinya Time Paradox. Untuk catatan, dalam Infinity War, Time Stone adalah Batu kelima yang diambil Thanos.
.
Di titik waktu yang tidak jauh berbeda atau malah bersamaan saat menemui Dr. Strange, Avengers juga sebaiknya mengajak Vision dalam perjalanan mereka. Seperti diketahui bahwa di dahi Vision terdapat Mind Stone. Dapat diketahui dari film “Avengers : Age of Ultron”, Mind Stone adalah inti dari tongkat Loki. Di film Avengers yang pertama, tongkat itu diperoleh Loki dari kelompok Thanos untuk menyerang Bumi dengan menghadirkan pasukan Chitauri. Tongkat itu lalu disimpan oleh SHIELD sampai kemudian Wolfgang von Strucker dari Hydra mengambilnya sebagaimana terlihat di Mid-Credit film “Captain America: The Winter Soldier”. Kekuatan dari tongkat tersebut sempat digunakan ilmuwan Strucker untuk memunculkan kekuatan kembar Wanda Maximoff, sang Scarlet Witch dan Pietro Maximoff, sang Quick Silver.
Tongkat itu lalu diambil dari Strucker oleh Avengers dalam film “Age of Ultron”. Selanjutnya, batu inti dari tongkat tersebut digunakan Tony Stark dan Bruce Banner untuk menciptakan Artificial Intelligence Ultron yang berakhir berantakan karena Ultron bisa berpikir sendiri dan menyerang Avengers. Ultron lalu mengambil batu inti tongkat Loki kemudian menanamkannya ke jasad yang diciptakannya dengan bantuan Helen Cho, sang ilmuwan jenius. Maksudnya sih jasad tersebut akan digunakan Ultron, namun akhirnya gagal, karena Tony Stark dan Dr. Banner menanamkan kesadaran Jarvis ke jasad tersebut, dan lahirlah Vision. Selanjutnya, keberadaan Vision setelah di Age of Ultron berlanjut di film “Captain America: Civil War”.
Untuk keselamatan Vision, tim Avengers bisa segera membawanya ke Wakanda dan minta bantuan Shuri untuk melepaskan Mind Stone seperti dalam Infinity War. Dalam kondisi tanpa gangguan serangan pasukan Thanos, tentunya hal tersebut mungkin dilakukan. Kekuatan Mind Stone adalah memengaruhi pikiran orang. Dalam Infinity War, Mind Stone adalah Batu keenam yang diambil Thanos.
.
Infinity Stone ketiga yang perlu didapat menurut Gwe adalah Space Stone, yang merupakan inti dari Tesseract. Batu ini yang paling sering muncul di film-film MCU. Di film Captain America dapat diketahui bahwa Tesseract ada di Bumi pertama kalinya tersimpan di sebuah kuil pemujaan Odin dan dimanfaatkan oleh Red Skull. Tesseract lalu berpindah-pindah pemilik dan lokasi dari Dr. Wendy Lawson hingga Nick Fury di film Captain Marvel, lalu dibawa dan dimanfaatkan Loki di Film The Avengers pertama. Kemudian benda itu dibawa kembali oleh Thor ke Asgard dan disimpan di Ruang Harta Karun Odin. Loki sempat mengambil Tesseract sebelum Asgard hancur di film “Thor: Ragnarok”. Di titik inilah kemungkinan paling aman untuk mengambil Space Stone tanpa menimbulkan atau meminimalisir Time Paradox. Selain itu, dengan kekuatan teleportase Space Stone, para Avengers bisa mempersingkat perjalanan ke berbagai tempat. Kalau di Infinity War, Space Stone merupakan batu kedua yang diambil Thanos.
.
Di post credit film “Thor: The Dark World”, terlihat Sif dan Volstagg, orang Asgard rekan Thor menitipkan Aether alias Reality Stone pada The Collector di koloni pertambangan Knowhere. Reality Stone merupakan satu-satunya Infinity Stone yang berwujud cair. Benda ini digunakan Malekith, sang Dark Elves untuk membuat dunia dalam kegelapan, namun dia akhirnya bisa dikalahkan Thor. Thanos merebut Reality Stone dari The Collector sebagai batu ketiga setelah Space Stone. Di Infinity War, Peter Quill, Gamora dkk. terlambat sampai di Knowhere. Kalau dari yang kita lihat di Infity War, yang dilakukan Thanos dengan Reality Stone adalah menciptakan kamuflase atau kenyataan sesuai maunya. Untuk mendapatkan Reality Stone, Avengers cukup mendatangi Taneleer Tivan, The Collector dan memintanya di titik waktu sebelum kedatangan Thanos. Kalau yang meminta Thor mungkin lebih meyakinkan.
.
Infinity Stone berikutnya yang perlu didapat adalah Power Stone. Di Guardians of Galaxy volume 1, Peter Quill mengambil Orb yang berisi Power Stone di Planet Morag. Dia sempat membawa Orb ke Knowhere untuk dibeli The Collector, tapi budaknya malah membuat kekacauan sehingga Quill dkk. mengambil Orb lagi, dan pada akhirnya setelah mengalahkan Ronan, Peter Quill menyerahkan ke Nova Prime di planet Xandar. Di Infinity War, tidak difilmkan bagaimana Thanos mengambil Power Stone dari Xandar. Hanya cerita Thor. Di Infinity War, Power Stone merupakan Infinity Stone pertama yang diambil Thanos. Untuk mendapatkannya, Avengers perlu memintanya pada Nova Prime di planet Xandar di titik waktu sebelum Thanos datang.
.
Soul Stone adalah Infinity Stone yang paling susah didapat, karena syarat untuk mendapatkannya adalah dengan mengorbankan orang yang paling dicintai. Jiwa ditukar dengan batu jiwa. Begitu menurut penjelasan Red Skull yang tinggal di Vormir, planet tempat Soul Stone tersimpan. Selain Gamora, yang tahu benda ini ada di planet Vormir adalah Nebula. Di film Infinity War, Thanos mengorbankan Gamora, putri adopsi yang paling dicintainya demi mendapatkan Soul Stone. Batu ini merupakan yang keempat yang diambil Thanos.
Avengers yang paling memiliki jiwa rela berkorban mungkin adalah Captain America dan dia akan rela mengorbankan dirinya demi teman-temannya bisa hidup kembali. Whatever It Takes, katanya. Nah, kalau Captain America meninggal apakah dia bisa dihidupkan lagi? Iya mungkin jika semua Infinity Stone sudah berhasil didapatkan atau Dr. Strange membalikkan waktu dengan Time Stone.
.
Oke genks, itulah Lokasi Infinity Stones dan Titik Waktu yang mungkin paling pas Bagi Avengers Untuk Mendapatkannya. Sebenarnya apapun perubahan yang dilakukan The Avengers di masa lalu, pasti akan mengubah masa depan. Apakah jadi lebih baik atau buruk itu tergantung imajinasi dari tim Marvel, lalu terserah mereka juga; apakah filmnya mau dibikin cepat selesai atau muter-muter lebih dulu. Contoh cerita dengan tema mengubah masa lalu dan membuat masa depan yang berbeda, bisa kita baca di buku skenario teater “Harry Potter and The Curse Child”. Di buku ini dua tokoh utamanya, yaitu Albus Severus Potter dan Scorpius Malfoy menggunakan Pembalik Waktu dan pergi ke masa lalu. Namun perubahan yang mereka lakukan sungguh di luar dugaan. Bahkan mereka harus bolak-balik menggunakan Pembalik Waktu untuk memperbaiki sejarah. Nah bisa jadi nantinya di film Avengers: EndGame, para jagoan kita akan bolak-balik menggunakan Quantum Realm atau Time Stone atau metode lainnya, untuk memperbaiki sejarah sampai beberapa kali. Yah sebenarnya hal ini bisa diantisipasi kalau Dr. Strange mau melihat berbagai kemungkinan di masa depan. Namun satu hal yang perlu diingat, seperti kata Mordo di film Dr. Strange, tindakan mengembalikan waktu, termasuk juga mengubah masa lalu berarti melawan hukum alam. Ada harga atau akibat yang harus dibayar suatu saat nanti.
.
By the way kenapa Dr. Strange di film Infinity War tidak memotong tangan Thanos ya guna mendapatkan Infinity Gauntlet seperti halnya Wong memotong tangan  Cull Obsidian? Hm.. mungkin kalau iya bisa cepet kelar filmnya, sehingga ga berlanjut ke End Game, hehe..


Thursday, April 11, 2019

Komunitas Blogger Kendal Adakan Pelatihan Blog di Biznet Kendal


Akhir pekan Sabtu, 9 Maret 2019 ada yang seru di kantor Biznet Kendal. Ya, “Komunitas Blogger Kendal” menyelenggarakan Pelatihan Blog untuk umum. Terlihat sejumlah ibu yang nampak bersemangat membuat tulisan di internet dan memperkenankan orang dari seluruh dunia membaca karyanya. Sebagian adalah pelaku UMKM.

Ini adalah kesempatan pertama bagi “Komunitas Blogger Kendal” (KBK) untuk berbagi pengalaman. Acara dibuka oleh MC Kak Cici. Berikutnya materi dari Yozar mengenai pengenalan blog, lalu kak Zain bercerita soal pengalamannya menjadi Blogger yang sering menang lomba, kemudian kak Nyi yang udah malang melintang di berbagai komunitas blogger juga berbagi ilmu. Selanjutnya di sesi terakhir kak Aji cerita soal monetisasi blog dengan Google AdSense. Acara ditutup dengan makan siang bersama.

KBK berterima kasih dengan dukungan semua pihak, diantaranya Biznet Kendal yang sudah menyediakan waktu, tempat, dan jajanannya; para pemateri dan peserta. Mudah-mudahan acara seperti ini bisa diselenggarakan lagi dan lebih banyak peserta dari berbagai kalangan, baik pelajar maupun umum.

Monday, April 1, 2019

Kamen Rider ZiO Episode 28 Review Bahasa Indonesia

Kita bahas yuk, Kamen Rider Zi-O Episode 28. Yang Gwe tonton adalah yang versi bahasa Jepang asli, belum ada subtitle baik bahasa Inggris ataupun Indonesia. Jadi ya pakai ilmu kira-kira. Sori kalau salah, dan sori juga isinya spoiler. Udah Gwe peringatin, yang ga suka bisa tutup video ini, ganti nonton video Gwe yang lain.
.
Time Jacker Schwartz akhirnya mendapatkan kandidat Raja Iblis yang menguasai waktu. Diantara anak-anak berpotensi yang dibawanya ke masa dimana Dai Mazine menyerang Bumi, keluarlah secara tidak sengaja kekuatan Sougo yang dapat menghentikan waktu serta menghancurkan robot Dai Mazine. Schwartz kemudian meyakinkan Sougo untuk menjadi raja, kemudian menanyakan nama Sougo. Dia lalu melakukan sesuatu pada bocah itu. Mungkin menghapus ingatannya atau membangkitkan kekuatan Sougo sehingga menjadi lebih besar.

Tsukuyomi dan Kadoya Tsukasa sempat menyaksikan kejadian ini, tapi tidak bisa berbuat banyak karena terpisah rintangan serta mulai banyak bangunan runtuh. Di tempat yang aman keduanya lantas berbincang. Rupanya Tsukuyomi belum pernah bertemu Tsukasa sebelumnya, namun gadis itu paham, dia Kamen Rider Decade. Nampaknya Tsukuyomi bertanya apa yang dilakukan Schwartz pada Sougo dan menanyakan maksud keberadaan Tsukasa. Pria itu nampak sampai. Dia menyampaikan tujuannya untuk mengalahkan Raja Iblis ZiO dan menghancurkan dunia.

Kembali di tahun 2019, Woz Hitam berubah menjadi Kamen Rider Woz untuk bertarung melawan Geitz Revive. Tentu saja dia kalah, namun Geitz kembali terluka dalam, hingga keluar darah dari sudut dalam matanya. Rupanya ini adalah strategi Woz agar Geitz terlukan sehingga tidak bisa menghadapi Sougo. Namun sepertinya Woz Hitam melakukan ini dengan terpaksa.

Sementara itu, demi bisa mengalahkan ZiO, Time Jacker Uhr membekali Kakogawa Hiryu dengan semua Rider Watch Another Rider yang tersisa. Hiryu pun menghadang perjalanan Sougo yang hendak bertemu Geitz. Dengan pasukan Another Rider, Hiryu menyerang
Sougo. Namun nampaknya Sougo berhasil kabur demi bisa menemui Geitz dan bertarung. Para Another Rider menyusul, dan untuk sementara Sougo dan Geitz bersatu demi mengalahkan mereka. Keduanya berubah dalam bentuk dasar, yaitu KR Zio 1 dan KR Geitz biasa. Dengan menggunakan armor yang sesuai, para Another Rider berhasil dikalahkan. Setelah yang tersisa Another ZiO, Sougo baru berubah menjadi ZiO II, dan Geitz menggunakan kekuatan Revive. Berkat strategi yang kompak, Another ZiO takluk juga, meskipun Rider Watchnya tidak hancur. Para jagoan lalai memeriksa. Sougo mencoba menyadarkan Hiryu. Dia menangis, mungkin karena ketidakmampuannya dalam menyelamatkan orangtuanya saat mengalami kecelakaan bus.

Di tempat terpisah, Woz Putih menghukum Uhr. Dia kesal dengan tindakan Time Jacker itu yang menyebabkan Rider Watch Woz direbut Woz Hitam. Mungkin menurut Woz Putih masa depan bakal jadi kaca balau karena hal ini.

Setelah semuanya beres, Sougo dan Geitz saling berhadapan. Sesuai dengan janji mereka akan bertarung. Namun Sougo sempat bicara bahwa dia menganggap Geitz dan Tsukuyomi adalah temannya. Geitz tidak setuju. Sougo percaya Geitz perhatian padanya dan mampu menghentikannya bila suatu ketika berubah menjadi Raja Iblis. Sougo lalu nampaknya memberi syarat pada Geitz, bila dia berhasil menang maka Geitz dan Tsukuyomi harus tinggal kembali di rumah pamannya. Geitz setuju. Saat keduanya hendak bertarung, Tsukuyomi muncul dari kabut dimensi yang mungkin dibuat Kadoya Tsukasa untuk mengembalikannya ke masa kini. Tsukuyomi menghentikan keduanya dan mengatakan apa yang terjadi di masa depan. Baik Sougo maupun Geitz nampak lega karena tidak harus bertarung, sampai tertawa-tawa.

Selanjutnya ketiganya kembali ke rumah Paman Sougo. Lalu sang paman bilang ada mas-mas yang juga akan tinggal bersama mereka, sehingga warga baru perlu saling akrab. Ternyata sang mas-mas ini adalah Woz Hitam. Baik Geitz maupun Woz Hitam menampakkan ekspesi malas. Dengan bersemangat Paman bilang hendak memasak Sukiyaki untuk selamatan, dan Sougo pun membantunya. Sementara ditinggal masak, Tsukuyomi, Geitz dan Woz Hitam berbincang mengenai masa depan apa yang akan terjadi. Woz Hitam bilang tidak tahu karena masa depan sudah berubah. Sebelum terjadi pertengkaran, Sougo muncul menghentikan dengan membawa makan mereka.

Di tempat terpisah, Schwart dan Woz Putih memperbincangkan mengenai Regulus, yang mungkin berarti Hari Raja Iblis sudah semakin dekat. Nampaknya mereka akan bekerjasama melakukan sesuatu.

Kemudian di tempat lain, muncul seorang pria berjubah putih dengan pistol warna biru mengatakan sesuatu. Mungkin dia hendak mencuri harta langka dari dunia ini, dan tak hanya Kadoya Tsukasa saja yang bisa bersenang-senang di tempat ini.

Monday, March 25, 2019

Thanos Ternyata Tinggal di Tempat Ini Setelah Infinity War

Bulan April sudah semakin dekat. Trailer Avengers EndGame terbaru pastinya semakin membuat rasa penasaran kita makin meningkat bukan?

Di ending film Avengers: Infinity War, setelah Thanos melenyapkan separuh dari populasi makhluk hidup menjadi debu, diperlihatkan adegan makhluk Titan tersebut sedang menikmati matahari senja di suatu areal persawahan yang mirip dengan Bali. Namun Marvel maupun Disney tidak memberikan keterangan yang pasti tentang dimana keberadaan Thanos. Ada yang menduga dia tinggal di suatu planet baru yang disebut Titan 2. Ada juga yang menduga Thanos masuk ke dalam Mind Stone dan hidup damai di sana. Namun sebenarnya dimanakah Thanos berada?
.
Sebelum kita bahas lebih lanjut, klik tombol Subscribe dan lonceng ya. Biar kalian dapat notifikasi bila ada video baru di channel ini.
.
Di website bgr.com diungkapkan bahwa dalam suatu pertemuan pemegang saham Disney, sejumlah potongan film Avengers: EndGame diperlihatkan. Salah satunya yang bernama Scott Ladewig mengungkapkan kepada publik melalui akun twitternya bahwa dia menyaksikan adegan dimana Nebula mengungkapkan bahwa dirinya tahu dimana Thanos. Alasannya adalah: saat setiap kali bagian tubuhnya diperbaiki, Thanos bicara pada Nebula bahwa dirinya akan pergi ke suatu tempat bila misinya telah selesai. Nebula lalu diberitahu nama tempat tersebut, namun sayangnya Ladewig kurang bisa mendengar dengan jelas saat potongan adegan itu diputar. Lalu Rhodey alias War Machine bilang: Bagus, Thanos punya rencana untuk pensiun. Seperti yang kita tahu di film Infinity Wars, Thanos bilang ke Gamora bahwa dia tidak pernah mengajari anak-anaknya untuk berbohong. Jadi apa yang diungkapkan Thanos ke Nebula berarti benar, dan para Avenger bisa menemukan Thanos di sana.
.
Tentu saja pesan ini belum begitu jelas karena Ladewig tidak bisa menyebutkan nama tempat tersebut, namun Gwe rasa bila kita mengamati film Infinity War dengan lebih seksama, kita mungkin bisa menemukan tempat tersebut. Oke kita kumpulkan petunjuknya satu per satu. Kalau dari gambaran di ending, tempat Thanos pensiun ini penuh dengan hamparan hijau tanaman, langitnya cerah dengan penampakan semacam planet yang berukuran besar, serta ada gubug yang terbuat dari kayu. Suasananya nampak damai.
.
Ada banyak planet atau tempat di dunia Marvel Cinematic Universe, yang rasanya nggak mungkin kita kupas secara mendetil. Yang pasti tempat-tempat yang suram, gelap dan terlalu dingin atau panas bukan tempat pensiun Thanos. Jadi kita coret saja tempat seperti bagian dari nine realm: Jotunheim, Svartalfheim, Vanaheim, Nidavellir, Niflheim, Muspelheim, dan Aflheim. Sama juga nggak mungkinnya di: Knowhere yang merupakan koloni pertambangan dan juga tempat tinggal The Collector, lalu The Sovereign, planet kaum Sovereign yang butuh energi dan penuh dengan baterai, kemudian planet Contraxia yang lebih seperti tempat tinggal kaum hedonis yang suka berhura-hura, serta planet Sakar yang seperti tempat pembuangan sampah.

Sementara Vormir, tempat itu juga gelap dan suram. Selain itu Thanos juga baru pertama ke sana bersama Gamora. Jadi tidak mungkin tempat ini disiapkan sebagai tempat pensiunnya. Planet Titan juga tidak mungkin karena sudah berantakan. Sebenarnya Asgard dan Planet Ego indah, namun keduanya sudah hancur.

Lalu bagaimana dengan Xandar? Planet ini cerah dan indah, namun kalau kita melihat struktur bangunan dan teknologi di sini, rasanya tempat ini sudah jauh maju dan penuh dengan orang sibuk, seperti pernah dinyatakan Rocket di Guardians of Galaxy. Sebaliknya Thanos mencari tempat yang damai.

Ada satu tempat yang nampaknya masih asri, yaitu Berhert, yaitu planet tempat Guardians of Galaxy di film kedua mendarat saat pesawat mereka diserang kaum Sovereign. Tempat dimana Ego menjemput Peter Quill. Namun kalau dilihat sekilas tempat ini sepi. Masih berupa hutan dan dihuni fauna liar. Gwe nggak melihat ada penduduk setempat. Apalagi ada bangunan. Walaupun sekedar gubug kayu. Kecuali ya, Thanos sempat membangunnya.

Kemungkinan yang cukup mendekati adalah Bumi alias Midgard alias Terra. Namun seperti halnya Vormir, Thanos belum pernah punya pengalaman pergi ke Bumi. Sebelum meninggal, Loki sempat menawari Thanos untuk menjadi pemandu jika Titan tersebut dan para anak adopsinya pergi ke Bumi. Jadi tidak mungkin rasanya tempat pensiun yang dibilang Thanos ke Nebula adalah Bumi.

Lalu manakah tempat yang paling memungkinkan sebagai tempat Thanos pensiun? Dalam suatu adegan pembicaraan antara Thanos dengan Gamora di Infinity War disebutkan bahwa Gamora menyesalkan tindakan Thanos yang membunuh separuh dari populasi masyarakat di planetnya dengan alasan keseimbangan. Padahal mereka dalam kondisi bahagia saat itu. Thanos membantah Gamora. Menurutnya planet tempat tinggal Gamora diambang kehancuran karena kelebihan populasi dan kurang cukupnya sumber daya. Oleh sebab itu Thanos memutuskan melenyapkan separuh dari populasi yang ada, sehingga planet ini selamat. Sebagai hasilnya anak-anak yang baru lahir, bisa menikmati kenyangnya makan dan langit yang cerah. Menurut Thanos, planet asal Gamora tersebut kini bagaikan Surga, dan nama tempat tersebut adalah Zen-Whoberi. Kalau kita perhatikan adegan dimana Thanos menjemput Gamora kecil, selain bangunan semen, di planet tempat kaum Zehoberei ini juga terdapat bangunan kayu yang strukturnya mirip dengan gubug tempat Thanos pensiun.
.
Oke begitulah Genks hasil analisa Gwe tentang tempat dimana Thanos beristirahat usai melenyapkan separuh penduduk alam semesta. Mungkin bisa benar, mungkin juga bisa salah. Kita buktikan saja nanti di bulan April saat film Avengers: EndGame tayang.

Sunday, March 24, 2019

Kamen Rider ZiO Episode 27 Review Bahasa Indonesia

Adegan pertarungan antara ZiO II dan Geitz Revive membuka serial ini. Geitz Revive nampak unggul. Woz hitam memotong dan membawakan informasi episode sebelumnya seperti yang biasa dilakukanya di intermezzo. Cerita pun berlanjut. Upaya Geitz mengalahkan ZiO gagal karena dicegah Woz Hitam. Bahkan Woz membawa Geitz menyingkir. Dia menyampaikan bahwa Watch Rider Geitz Revive berbahaya karena menguras tenaga Geitz. Geitz baru menyadari adanya darah yang mengucur dari hidungnya. Namun nampaknya dia nggak peduli kalau harus berkorban, demi mengalahkan ZiO. Geitz ingat pengerbonan Tsukuyomi. Menurutnya dengan kekuatan Geitz Revive inilah satu-satunya mengalahkan ZiO. Geitz pun menantang Woz bertarung. Kekuatan pertempuran Woz hitam nggak seberapa. Dia hanya bisa menggunakan bukunya untuk mengunci orang dan syalnya untuk mengikat, karena itu dengan mudah Geitz Revive mengalahkannya. Woz putih muncul. Geitz nampak percaya diri dan Woz senang. Bintang Regulus tampak terang benderang di langit.
.
Setelah opening Song, terlihat Sougo pulang ke rumah pamannya. Sepertinya sang paman menanyakan soal Tsukuyomi dan Geitz. Kemungkinan dia memberi wejangan kepada anak muda itu untuk akur dengan teman-temannya. Mungkin sang paman teringat sejak kecelakaan bus, Sougo nggak punya temen. Saat Sougo menerima SMS dari Geitz yang nampaknya adalah tantangan untuk bertarung di suatu tempat, sang paman kembali memberi wejangan.

Aura dan Uhr bertemu Woz Hitam. Dia cerita soal keberadaan Kadoya Tsukasa di buku korban kecelakaan bus sekolah pada tahun 2009. Woz Hitam curiga dengan apa yang terjadi saat itu, Time Jacker Aura nampak tak peduli. Tanpa sepengetahuan Aura, Uhr menemui Woz Hitam. Mereka merencanakan sesuatu.

Selanjutnya terlihat Geitz dan Hiryu bertemu. Mereka rebutan siapa yang akan mengalahkan ZiO. Keduanya pun bertarung dengan kekalahan di pihak Another ZiO, walaupun sebenarnya telinga Geitz pun berdarah.

Setelah Geitz pergi, Uhr datang menemui Hiryu. Dia menawarkan sebuah Rider Watch kosong yang dapat digunakan Hiryu untuk bisa mengalahkan Geitz. Selanjutnya Hiryu menanamkan Another Rider Watch Ghost dan Gaim pada sembarang orang, guna membuat kekacauan.

Berikutnya Time Jacker Schwartz mengingat kejadian di tahun 2009. Mungkin dia hendak membunuh Sougo atau mencari kandidat Raja Iblis diantara anak-anak sekolah. Belum begitu jelas. Dengan kekuatannya Schwartz membuat bus berjalan tak terkendali dan remnya blog. Dia bahkan menyerang ayah Sougo dan seorang pria yang duduk di kursi belakang Hiryu. Schwartz pun menghentikan waktu. Dengan gagah berani Sougo
memarahinya. Saat Schwartz mencengkeram kerah baju Sougo, Tsukuyomi yang ikut menumpang di dalam bus menembaknya, namun tepisan Schwartz pada tembakan itu kena kursi Hiryu kecil dan membuat anak itu pingsan. Selanjutnya Schwartz membawa anak-anak pergi dengan mesin waktu dan menyebabkan bus berlubang dan terbakar. Bus akhirnya menghantam terowongan dan sebelum mengalami kecelakaan, sang supir yang adalah Kadoya Tsukasa membawa Tsukuyomi pergi dengan portal kabut.

Begitu sadar, Sougo dan teman-temannya berada di suatu masa yang belum jelas kapan. Dalam ketakutan, mereka meneriakkan mama atau papa. Di sini anak-anak melihat sejumlah Dai Mazine, yaitu robot yang berasal dari masa depan melancarkan tembakan sehingga menghancurkan gedung-gedung dan melukai orang-orang. Sougo kecil tak bisa berbuat apa-apa. Rupanya peristiwa inilah yang sering muncul di mimpi Sougo selama ini. Tsukuyomi dan Tsukasa ternyata juga datang ke masa ini, namun karena terpisah jarak dan rintangan, Tsukuyomi tidak bisa membantu Sougo.
.
Kembali di tahun 2019, Woz Putih menghadapi serangan Another Ghost dan Another Gaim. Rupanya ini hanya pancingan dari Kakogawa Hiryu. Dengan Rider Watch yang diberikan Uhr, dia bermaksud mengambil kekuatan Kamen Rider Woz. Uhr pun muncul. Namun tak kurang akal, Woz Putih menuliskan takdir bahwa kekuatan itu kembali padanya. Namun saat Rider Watch Woz hendak kembali, Woz Hitam tiba-tiba muncul, mengambilnya dan segera pergi, sehingga membuat Woz Putih kesal dan berteriak. Selanjutnya Woz Hitam menggunakan Rider Watch Woz untuk menghadapi Geitz sebelum dia sempat bertemu Sougo. Meskipun belum tentu akan menang, mungkin Woz Hitam bermaksud membuat Geitz Revive kembali terluka sehingga akan kalah saat menghadapi ZiO.

Sunday, March 17, 2019

Kamen Rider ZiO Episode 26 Review Bahasa Indonesia


Woz hitam kembali hadir di intermezzo dengan ekspresi yang serius dan Nampak khawatir. Dia menceritakan sekilas kejadian di Episode 25 yaitu hadirnya Another ZiO yang memiliki kekuatan untuk berubah menjadi berbagai Another Rider serta munculnya Kakogawa Hiryu. Woz Hitam nampaknya juga khawatir akan segera lahirnya Geitz Revive sehingga mestinya ZiO segera mengalahkan Geitz.

Selanjutnya adegan beralih pada pertarungan antara ZiO dengan Another ZiO. Kekuatan keduanya imbang. Keduanya melakukan serangan pamungkas yang menyebabkan ZiO berubah kembali menjadi Sougo. Nampaknya kondisi yang sama juga pada Hiryuu, namun dia menghilang.

Di saat Sougo dalam kondisi pingsan, Woz Putih meminta Geitz untuk menyerang Sougo, tapi nampaknya Geitz menolak. Baginya pantang menyerang lawan dalam kondisi lemah. Sebaliknya Woz Putih menuduh Geitz tidak memiliki keinginan yang kuat untuk melawan ZiO sehingga akibatnya Rider Watch Geitz Revive tidak bisa digunakan.
+++++++
Setelah opening song, Sougo kembali berada di dunia mimpi, dimana terlihat ZiO dan Geitz sedang bertempur di tepi laut, sementara sebuah bintang yang terang nampak berada di atas langit. Sougo terbangun dengan kemunculan Woz Hitam yang nampak khawatir pada Sougo dan hadirnya Another ZiO yang memiliki kekuatan yang setara dengan ZiO II. Mungkin perlu ada strategi khusus untuk mengalahkannya.

Selanjutnya terlihat adegan Tsukuyomi yang mengendarai Time Mazine untuk menuju tahun 2009. Time Jacker Schwartz melihat dan menyampaikan ini pada Time Jacker Aura dan Uhr. Uhr dan Aura khawatir dengan kemunculan Another ZiO dan segera hadirnya hari Raja Iblis ZiO. Di sini terlihat Uhr sangat cemas. Dia juga sepertinya curiga dengan rencana Schwartz.
+++++++
Di tahun 2009, Tsukuyomi datang ke Rumah Sakit tempat Sougo dan Hiryu dirawat pasca kecelakaan bus yang menyebabkan orangtua Sougo meninggal. Tsukuyomi lalu menyaksikan percapakan antara Sougo dan Pamannya yang membicarakan keinginan Sougo untuk menjadi raja di masa depan. Mungkinkah keinginan ini muncul karena mimpinya, atau ada seseorang yang menemui dan memengaruhi Sougo?

Sementara di belakang mereka terlihat Hiryu mendengarkan diantara pintu. Saat diminta perawat untuk istirahat, Hiryu kesal dan membuang alat infus dan tiangnya jatuh. Mungkin dia tidak suka dengan cita-cita Sougo, namun belum jelas kenapa.

Tsukuyomi lalu menelfon Geitz secara lintas waktu. Dia menceritakan apa yang disaksikannya. Geitz lalu menyampaikan bahwa Kakogawa Hiryu yang menjadi Another ZiO. Tsukuyomi terkejut. Dia lalu meyakinkan Geitz untuk segera dapat menggunakan kekuatan Geitz Revive.
+++++++
Time Jacker Uhr datang menemui Geitz dan mengingatkannya bahwa dengan kehadiran bintang Regulus, maka Hari lahirnya Raja Iblis ZiO akan segera tiba. Dengan hadirnya Another ZiO, nampaknya Uhr bingung dengan masa depan apa yang akan terjadi.

Adegan beralih ke Sougo yang mencari Hayase, yaitu pesulap pria yang pernah menjadi Another Wizard, namun lupa pada masa lalunya itu. Teman kerja Hayase sekarang di cafe tidak tahu dia pergi kemana dan malah meminta Sougo menelfonnya saja. Sougo jadi gundah. Sementara itu, Hayase ternyata pergi ke Magic House, tempat dia menjadi pesulap sebelumnya. Ingatannya saat menjadi Another Wizard tiba-tiba kembali, sehingga membuatnya terkejut. Kakogawa Hiryu pun datang menemuinya. Sougo terlambat, Hiryu sudah mendapatkan kekuatan Another Wizard ketika dia tiba.

Sougo meminta penjelasan Hiryu kenapa menyerang orang-orang dan menjadi Another Rider. Dia melakukan itu mungkin karena ingin mengalahkan Sougo yang hendak menjadi Raja dan teringat dengan kecelakaan bus saat mereka masih kecil. Hiryu lalu cerita tentang hadirnya seorang wanita berbaju putih di bus mereka yang membuat kepanikan. Wanita itu meneriakkan nama Sougo lalu menembakkan pistolnya yang berbentuk seperti telepon selular. Jangan-jangan dia adalah Tsukuyomi? Mungkin menurut Hiryu gara-gara cita-cita Sougo menjadi Raja ini yang menyebabkan serangan sang wanita dan membuat masa depan yang buruk. Mungkin karena alasan tadi Hiryu bermaksud menghentikan Sougo. Sepertinya Sougo tidak ingat kejadian itu. Mungkin ingatannya dihapus. Keduanya pun berubah dan bertarung.

Sementara itu Geitz pun mengendarai Time Mazine dan pergi ke tahun 2009, untuk menyusul Tsukuyomi. Dia melihat bus sekolah yang jalannya goyang-goyang. Saat menggunakan monitor canggih yang dapat melihat peristiwa di dalam bus, Geitz menyaksikan Tsukuyomi melepas tembakkan dan bus pun menabrak dinding saat masuk ke dalam terowongan, kemudian terbakar. Geitz jadi lemas. Mimik mukanya yang sedih berubah jadi mantap.
+++++++
Di masa kini Geitz hadir dalam pertarungan antara ZiO dan Another ZiO. Hiryu kesal dan mengatakan bahwa dia harus mengalahkan ZiO. Namun Geitz dengan mantap mengatakan dia lah yang akan mengalahkan ZiO. Mungkin dia menjadi tegas setelah melihat pengorbanan Tsukuyomi di tahun 2009 yang menyerang Sougo kecil dan ikut mengalami kecelakaan.

Geitz lalu berubah menjadi Geitz Revive. Awalnya dia bermaksud mengalahkan Another ZiO, tapi Time Jacker Schwartz datang kemudian menghentikan waktu dan menyelamatkannya. Geitz dan ZiO pun bertarung. Geitz Revive yang berwarna orange ini nampak unggul, serangannya kuat, namun ZiO menggunakan kemampuannya untuk melihat masa depan guna mengantisipasi serangan selanjutnya, namun ternyata gagal. Rupanya Geiz Revive memiliki bentuk lain, yaitu Shippu yang unggul dalam hal kecepatan, sehingga mudah mematahkan serangan ZiO.

Di tempat lain, yang nampaknya ruang administrasi suatu sekolah, Woz Hitam menyelidiki data Kakogawa Hiryu yang ternyata memang teman sekelas Sougo. Dia membuat orang-orang tidur. Namun yang mengejutkan Woz Hitam adalah adanya nama Kadoya Tsukasa, yang tidak lain dan tidak bukan, sang Kamen Rider Decade. Nama Tsukasa masuk ke dalam suatu daftar bersama Sougo dan Hiryu yang entah merupakan penumpang bus atau korban kecelakaan.


Monday, March 11, 2019

Kamen Rider ZiO Episode 25 Review Bahasa Indonesia

Woz hitam kembali hadir di intermezzo. Kali ini dalam ekspresi yang serius. Dia menceritakan sekilas kejadian di Episode 24 yaitu hadirnya Kamen Rider Kikai dan Another Kikai, serta lahirnya Rider Watch Geitz Revive. Mungkin dari sini dia hanya bisa menduga-duga masa depan apa yang akan terwujud? Keberadaan Raja Iblis ZiO ataukah kekalahannya oleh Geitz Revive?

Selanjutnya adegan beralih ke para Time Jackers pada suatu malam yang gelap. Schwartz membicarakan soal bintang yang terang di langit. Uhr menyebutnya sebagai Regulus. Schwartz mengatakan suatu teka-teki sambil memegang sebuah Rider Watch dengan gambar monster bertuliskan Zi-O – 2019, tanpa diketahui kedua rekannya.

Berikutnya di kota muncul Another OOO yang mengambil kekuatan seseorang sehingga melahirkan Rider Watch Another Build. Dia pun berubah menjadi Another Build.

Setelah opening song, adegan dibuka dengan kehadiran Woz Hitam saat Sougo dan pamannya sarapan. Sang paman gembira karena suasana tak begitu sepi lagi. Sepertinya Sougo dan Woz membahas mengenai Geitz. Mereka juga membahas mengenai kejadian yang dialami orang-orang yang berubah menjadi Another Build dan Another Ex-Aid.

Setelah itu Sougo dan Woz Hitam pergi ke tempat pria yang menjadi Another Ex-Aid dibawa ambulans, namun Another Build tiba-tiba muncul dan membuat Sougo kaget. Setelah berubah menjadi ZiO, dia menghadapi Another Build dan dengan Rider Watch Build berhasil mengalahkannya, namun ternyata dalam ledakan muncul Another Ex-Aid. Entah kenapa Sougo tidak menggunakan Rider Watch Ex-Aid, sehingga Woz Hitam mengambil keputusan untuk membawanya kabur. Nampaknya dia curiga kenapa Another Rider yang sudah dikalahkan bisa muncul kembali. Seorang pemuda muncul dari perubahan Another Ex-Aid. Dia sepertinya kenal Sougo karena menyebut namanya.

Di tempat tinggal yang baru, Tsukuyomi dan Geitz berdiskusi mengenai kehadiran Another Ex-Aid dan Another Build, namun belum mendapat petunjuk siapakan dia? Tsukuyomi mengingatkan Geitz untuk percaya diri bahwa dia bisa mengalahkan ZiO.

Sementara itu Sougo bermimpi melihat suatu bintang yang terang di tepian laut. Dia melihat Kamen Rider Geitz bertarung melawan ZiO-II. Dalam pertarungan ini nampaknya ZiO II unggul, namun Sougo tiba-tiba bangun. Dia lalu cerita ke Woz mengenai mimpiny. Woz Hitam menyebut bintang yang dilihat Sougo sebagai Regulus. Dalam kajian astronomi disebutkan bahwa Regulus sebenarnya kesatuan dari empat bintang yang terbagi menjadi dua pasang. Ada yang disebut Regulus A, terdiri dari bintang utama dan pendamping yang kecil. Selain itu, ada Regulus B, C, dan D.

Another Ex-Aid kembali muncul untuk mendapatkan kekuatan Another Rider. Kali ini dia mengambil kekuatan Another Faiz. Geitz muncul, ketika dia kerepotan melawan musuh, Woz Putih muncul dan berubah. Kamen Rider Woz berhasil mengalahkan Another Ex-Aid, namun dari ledakan muncul Another Rider Faiz. Sougo nampak kagum, dan di tengah keheranan Woz Putih karena musuhnya tidak musnah, Another Faiz menjadi seorang pemuda yang kemudian mengaku sebagai Kakogawa Hiryu. Dia mengucapkan sesuatu yang mungkin merupakan suatu ancaman pada Sougo bahwa dia yang akan menggantikannya menjadi Raja Iblis, serta takdir diantara mereka. Pemuda itu lalu pergi. Geitz mengira Sougo tahu siapa dia, tapi ternyata tidak.

Woz Putih lalu mengajak Geitz pergi. Mereka berdiskusi bersama Tsukuyomi. Menurut Woz semestinya Geitz bisa menggunakan kekuatan Geitz Revive untuk mengalahkan Another Rider.

Sementara itu Kakogawa Hiryu muncul di Magic Cafe Aqua seperti merencanakan sesuatu. Nampak di panggung pria yang dulunya menjadi Another Wizard sedang bermain sulap. Seorang teman kerjanya memberitahunya ada yang ingin bertemu. Dia mendatangi meja Sougo dan Woz Hitam. Sougo memberitahu bahwa dia akan melindungi pria itu. Dia bingung.

Di toko jam milik pamannya Sougo, muncul Tsukuyomi. Sepertinya dia ingin menggali informasi mengenai Kakogawa Hiryu. Tak lama, Tsukuyomi kembali bersama Geitz dan mendapatkan data mengenai Sougo dan Kakigawa saat keduanya berumur 8 tahun. Ada suatu hubungan diantara keduanya, namun belum jelas. Saat Geitz hendak pergi, Woz Putih muncul dan menebak Geitz sudah tahu tentang Another Rider, tapi sebenarnya tidak.

Saat pulang kerja, pria yang semula menjadi Another Wizard berusaha kabur dari Sougo. Mungkin dia terganggu dengan niatan seseorang yang tidak dikenal, tiba-riba muncul dan menawari perlindungan. Namun ternyata Kakigawa Hiryu menemuinya dan hendak mengambil kekuatan Wizard. Sougo muncul menghentikan maksudnya, marah-marah dan mempertanyakan pada Hiryu kenapa melakukan hal itu. Hiryu menjawab dia membutuhkan kekuatan untuk mengalahkan Sougo.Sebaliknya Sougo tidak akan tinggal diam terhadap orang yang mendukung Time Jacker, sehingga melukai orang-orang. Sougo pun berubah menjadi ZiO II sedangkan Hiryu menjadi Another Gaim, kemudian mereka bertarung.

Geitz dan Woz Putih muncul dan turut campur dalam pertarungan. Geitz menyingkirkan ZiO untuk fokus melawan Gaim. Saat Woz dengan Armor Quiz berhasil meledakkan Gaim, tiba-tiba saja muncul Another Ghost. Putus asa lawan tak juga kunjung kalah, Geitz bermaksud menggunakan Rider Watch Geitz Revive untuk berubah menjadi Geitz Revive, namun
gagal. Alat itu ternyata belum bisa diaktifkan. Ketika Woz hendak membantu Geitz, Hiryu mengeluarkan Watch Another Zi-O, memunculkan belt dan berubah. Keduanya kaget, dan dengan mudah Another ZiO mengalahkan mereka sehingga berubah menjadi manusia biasa. ZiO pun bangkit dan melawan Another ZiO.

Time Jacker Uhr yang mengintip pertarungan ini juga  kaget, dan buru-buru menemui rekan-rekannya. Nampaknya terungkap bahwa ini adalah rencana dari Time Jacker Schwartz. Dia memiliki suatu filosofi tentang bintang Regulus yang memiliki bintang pasangan. Sepertinya ini adalah kekuatan yang akan menyebabkan lahirnya Raja Iblis. Baik Uhr maupun Aura jadi benar-benar kaget.

Sougo lalu menggunakan kekuatan mengintip masa depan untuk mencoba mengalahkan Another Zi-O, namun celakanya Another Zi-O juga memiliki kekuatan serupa, yaitu dia bisa mengintip masa depan.

Tuesday, February 26, 2019

Kamen Rider ZiO Episode 24 Review Bahasa Indonesia


Hai Genks,

Yozar di sini. Kita bahas yuk, Kamen Rider Zi-O Episode 24. Yang Gwe tonton adalah yang versi bahasa Jepang asli, belum ada subtitle baik bahasa Inggris ataupun Indonesia. Jadi ya pakai ilmu kira-kira. Sori kalau salah, dan sori juga isinya spoiler. Udah Gwe peringatin, yang ga suka bisa tutup video ini, ganti nonton video Gwe yang lain.

Woz hitam hadir di intermezzo dalam konsisi tidur kemudian terbangun. Dia menceritakan ulang tentang kejadian di Episode 23 yaitu hadirnya Another Kikai, kemudian tindakan mengejutkan Time Jacker Scwartz yang memilih Time Jacker Uhr sebagai Inang makhluk parasit Another Kikai. Selain itu dibahas juga pertemuan Sougo dengan Makina Rentou, cyborg yang dapat berubah menjadi Kamen Rider Kikai, di masa depan saat Sougo tertidur dan bermimpi. Di episode lalu sempat diperlihatkan kondisi ZiO yang ditinggal pergi Geitz, Tsukuyomi dan Woz Putih dalam kesendirian.

Di ending episode lalu kita melihat Rentou terkenal sinar laser merah, alih-alih sinar laser biru saat dia hendak mengisi energi dari satelit luar angkasa. Akibatnya dia mengalami error dan mengamuk. Dalam kondisi berubah menjadi Kamen Rider Kikai dia menyerang Sougo hingga pingsan.

Setelah opening song, adegan dibuka dengan pertemuan Woz Putih, Geitz dan Tsukuyomi dalam sebuah jamuan makan malam resmi. Di situ dibahas mengenai tindakan yang perlu mereka lakukan setelah mengetahui bahwa Sougo bisa memimpikan masa depan. Hal ini berbahaya karena Sougo semakin dekat dengan waktunya berubah menjadi Raja Iblis ZiO.

Adegan berikutnya adalah kondisi menyedihkan Time Jacker Uhr yang merasakan ketakutan dan tidak bisa menguasai kekuatan Another Rider Kikai. Time Jacker Aura secara khusus menemui Woz Putih dan meyakinkannya untuk membantunya menyelamatkan Uhr, yang baginya sudah seperti saudara laki-lakinya.

Selanjutnya adegan dilanjutkan dengan Sougo yang siuman dibangunkan anak-anak sahabat Makina Rentou. Salah satunya bernama Maruko. Sougo cerita ke mereka bahwa Makina Rentou berubah menjadi cyborg yang jahat dan menyerangnya. Bagaimanapun bagi anak-anak, Rentou adalah teman mereka. Tidak peduli cyborg atau bukan. Perkataan itu menyentuh Sougo yang nampaknya merasa kesepian ketika ditinggal pergi teman-temannya di episode lalu. Namun Sougo teringat juga tentang kebersamaan dengan Tsukuyomi dan juga Geitz yang membantunya dengan Sabuk Perubahannya di Masa Depan setelah sabuk Sougo sendiri hancur.

Di masa kini, Sougo dibangunkan Geitz, dan ketika mereka tiba di ruang tengah, telah hadir Woz Putih, Tsukuyomi dan Time Jacker Aura. Dengan banyaknya orang, Paman Sougo bermaksud menyikan kopi setelah menghitung jumlah mereka. To the point Woz Putih menceritakan maksud Aura di sini adalah meminta bantuan mereka untuk menyelamatkan Uhr. Aura nampak sedih. Sougo tersentuh, dia makin yakin kalau pertemanan adalah suatu hal yang baik. Dengan kekuatan pertemanan Another Rider dapat dikalahkan.

Saat paman Sougo kembali ternyata semua orang sudah pergi, kecuali Tsukuyomi yang kemudian pamitan. Mungkin di sini dia bercerita bahwa dia dan Geitz tidak akan tinggal bersama Sougo dan pamannya lagi. Paman Sougo nampak kecewa. Dia bercerita tentang masa kecil Sougo yang kesepian, sampai-sampai dia berteman dengan mainan robot. Dia lalu menunjukkan mainan yang di belakangnya ada tulisan “Will Be The King”. Tsukuyomi terkesan.

Sementara Sougo kembali tertidur dalam berada di masa depan. Dia memimpin anak-anak untuk mencari Makina Rentou menuju pusat pengumuman atau siaran radio yang selama ini membuat siaran perjuangan bagi manusia. Di tempat tujuan ada 3 orang laki-laki yang menyambut mereka. Namun ternyata ketiganya juga Humanoid alias Cyborg yang jahat, kemudian menyerang mereka. Terpaksa Sougo berubah menjadi ZiO II dan menghancurkan mereka. Setelah itu muncul Kamen Rider Kikai yang sudah jadi jahat, dan menyerang salah satu anak, yaitu Maruko. ZiO II segera bertindak dan mengalahkan Kikai, sehingga kondisinya menjadi off sekarang, kehilangan energi.

Sougo menemui anak-anak yang selamat. Sekarang percaya bahwa Makina Rentou telah menjadi cyborg yang jahat. Namun sebaliknya Sougo menyakinkan mereka untuk percaya pada semangat pertemanan. Niscaya Rentou akan kembali menjadi baik. Maruko lalu mengucapkan kalimat yang biasanya disebut Rentou yaitu “Will Be The BFF”. Sougo tidak tahu apa maksudnya. Maruko menjelaskan BFF merupakan kepanjangan dari “Best Friend Forever” alias “Selamanya Bersahabat”. Sougo tercenung dan mendapat ide bagus.

Begitu terbangun dan kembali ke masa kini, Sougo bilang ke Tsukuyomi bahwa Password untuk mengalahkan Another Rider adalah “Will Be The BFF”. Tsukuyomi kaget dan dia menatap tulisan di belakang robot mainan saat Sougo kecil.

Sougo bersama Geitz dan Woz berada di ruang terbuka. Di hadapan mereka hadir Uhr yang berubah menjadi Another Rider Kikai. Setelah berubah menjadi Kamen Rider, ketiganya melawan Another Kikai. Kamen Rider Woz lalu meminta Aura untuk menghentikan waktu. ZiO lalu menghampiri Another Kikai dan mengaktifkan keypad dan mengisi kata kunci “Will Be The BFF”. Namun sayangnya gagal dan ZiO diserang sampai terkapar.

Tsukuyomi muncul dan memberitahu Geitz bahwa semestinya password yang benar adalah “Will Be The King”. Sayangnya Geitz malah ragu dan diam saja, sehingga mau nggak mau Tsukuyomi berlari menuju Antoher Rider Kikai dengan maksud mencoba memasukkan password yang benar. Curang

Aura menghentikan waktu kembali, ternyata dia hanya memanfaatkan genk Sougo untuk mendapatkan Ride Watch Another Rider Kikai. Namun dia tetap menjadikan Uhr sebagai Another Kikai untuk jadi raja pengganti ZiO. Saat kembali menjadi Another Kikai, Uhr melepaskan kekuatan besar seperti luncuran rudal yang menyerang Tsukuyomi. Geitz berteriak cemas karena dia terkunci dalam waktu, sementara Tsukuyomi sendiri tidak bisa menghindari serangan.

Namun ternyata ZiO membalikkan waktu. Dia meminta Geitz untuk mengakses password another Kikai, sementara dia menembaki Aura untuk mencegahnya menghentikan waktu. Geitz memasukkan password yang benar, sementara Kamen Rider Woz memegangi Another Kikai. Kekuatan Kamen Rider Kikai berhasil didapatkan dan Woz pun menggunakannya untuk menjadi Armor Kikai. Salah satu kekuatannya adalah menyebabkan manusia bisa dikendalikan seperti robot. Para pekerja di sekitar tempat pertarungan menyerang Another Kikai dan ditutup serangan pamungkas Woz. Inti Another Rider Kikai hancur, dan Time Jacker Uhr selamat dalam kondisi masih ketakukan. Aura nampak kesal dan memerintahkannya untuk pergi bersamanya.
 
Selanjutnya Woz Putih mengajak Geitz dan Tsukuyomi meninggalkan Sougo dalam kesendirian. Kembali di masa depan, Sougo mengetikkan kata kunci “Will Be The BFF” pada Kamen Rider Kikai yang berada dalam kondisi off, yang berhasil mengembalikan kesadaran Makina Rentou menjadi Cyborg yang baik. Dia mengucapkan bahwa Sougo adalah BFF nya, kemudian bersama anak-anak melambaikan salam perpisahan pada Sougo.

Kembali di masa kini, Sougo terbangun di dalam kelas menghadapi ujian. Namun kali ini dia nampak mudah mengerjakan, dan ternyata nilainya bagus, yaitu 82. Woz Hitam menegurkannya kenapa dia malah senang karena kekuatan Kikai diambil pihak lawan. Sougo nampak tak peduli yang penting dia lulus ujian. Sementara itu di atas atap terlihat Time Jacker Schwartz memegang sebuah Ride Watch bertuliskan ZiO – 2019. Mungkinkan Another Rider ZiO akan segera lahir? Kita tunggu saja kehadiran episode 25.