Skip to main content

Posts

Soundtrack = Boedjang Lapoek Mentjari Tjinta

Hari ini kita sudah tidak asing lagi dengan yang namanya original soundtrack atau yang lebih mudah disebut soundtrack, atau malah sekedar OST. Soundtrack yang biasa dikenal orang dapat berupa lagu atau instrument/music score yang mendampingi sebuah film/tayangan tv. Bisa juga soundtrack adalah lagu opening atau ending suatu serial televisi. Acapkali kehadiran soundtrack tidak hanya sekedar mendompleng tayangan. Malah sebaliknya, soundtrack yang baik dapat meningkatkan kesan dari sebuah tayangan. Sebagai contohnya lagu “ My Heart Will Go On ”-nya Celine Dion yang menjadi soundtrack film Titanic . Film Titanic-nya sendiri memang sudah menarik. Tapi dengan adanya lagu dari Celine Dion tersebut, yang memiliki nada yang memikat, serta lirik yang sesuai dengan nilai rasa film, maka soundtrack ini semakin membuat kesan pada masyarakat.

Terbit Januari 2011 ini: Boedjang Lapoek Mentjari Tjinta

Siapa sih yang mau jadi pengangguran? Gwe juga kagak. Namun sayangnya takdir berkata laen. Kurang lebih 3 taon sejak lulus kuliah, gwe nganggur aje bajaj. Well, nggak totally jobless sih. Gwe berusaha untuk nyari duit kok, tapi sayangnya apa yang gwe kerjain itu belon ngasi income yang bisa dibilang cukup. Dan karena kerjaan gwe serabutan, maka status gwe pun sering dipertanyakan. Bukan, bukan status gwe masi cowok apa udah enggak, tapi status kerja gwe sebagai apa. Intinya, for three years I finished my college, I hadn’t got settle job . Yeah, sekarang ini gwe udah dapet kerjaan yang bisa diartikan tetap sih. Namun, apa yang terjadi selama kurang lebih tiga tahun nganggur itu sungguh berarti dan memberi warna dalam kehidupan gwe. Saat-saat nganggur, saat-saat nggak ada duit, saat-saat suka sama seseorang dan patah hati, selalu saja terkenang dan terbayang-bayang dalam pikiran ini (kecuali kalau lagi kepikiran Asmirandah atau Cinta Laura tentunya). Karena itu lah, tercetus dalam ota...

RECAPS 2010 & RESOLUSI 2011

Pergantian tahun adalah sesuatu yang alamiah. Selama bumi dan matahari masih berputar, selama waktu masih berjalan, dan selama manusia mau mengikuti tatanan ini, maka sudah semestinya hal tersebut akan terjadi. Pergantian tahun bagi sebagian orang tak begitu banyak berpengaruh, namun bagi sebagian lain merupakan suatu fase penting yang harus dilewati. Orang bisa menjadi lebih baik dengan melakukan Instrospeksi atas apa yang telah dilakukan selama setahun sebelumnya, dan merancang apa yang ingin dilakukan dan diraih pada setahun ke depan. Begitu juga dengan Gwe, gag mungkin gwe akan stagnan, berpuas diri atas apa yang telah diraih sekarang, dan melepaskan kesempatan yang lebih baik di masa depan. Through this writing , Gwe akan coba jabarkan apa yang udah gwe dapet dan apa yang ingin gwe upayakan di masa depan. Recaps 2010 1.    Belajar Keyboard Seperti yang udah dibahas pada tulisan yang pernah muncul sebelumnya, gwe mencanangkan tahun 2010 sebagai a musical year . I...

Cinta Lama Bersemi Kembali: Musik, Kepenulisan, & Menerbitkan Buku Secara Mandiri

Memang benar sejak awal tahun ini aku menyatakan bahwa tahun ini bakal menjadi a musical year for me .  Tahun dimana aku lebih memfokuskan diri pada bidang music, dibanding bidang kesukaanku yang lain. Nevertheless , dunia kepenulisan yang sebelumnya, yang selama ini mewarnai hidupku rupanya tak bisa ditinggalkan atau hilang begitu saja. Selain memang tugas menulis berita dari kantor, yang memang hukumnya wajib, Menulis bagiku adalah salah satu ekspresi diri, sekecil apapun itu, seperti status di FaceBook atau Twitter sekalipun. Karenanya, tahun ini aku pun menulis, menyusun sebuah naskah buku. Cinta lama pun bersemi kembali. Namun, tanpa melupakan misi musical year, maka naskah tahun ini bukanlah naskah fiksi. Naskah pada musical year adalah sebuah sharing atau berbagi ilmu pengetahuan di bidang music digital yang menggunakan software computer. Judul sementaranya adalah “Jadi Artis Digital dengan FL Studio 9.1” . Naskah ini sudah lama selesai, jauh sebelum bulan puasa tahun ini. J...

Antara MUSE dan Aku..

Band luar negeri yang paling Gwe sukai, setidaknya untuk saat ini adalah MUSE . Kenapa? Yah, karena menurut Gwe musiknya asik: Rekamannya jernih, permainannya rapi, pake sound dengan reverb dan efek yang enak untuk didengerin, dan rentang nada vokalisnya tinggi. Bagi yang belum tahu, MUSE itu grup band asal Inggris yang dibentuk pada tahun 1994 , di Teignmouth, Devon . Anggotanya: Matthew Bellamy (lead vocal, gitar, piano, keyboard, keytar), Dominic Howard (drums, percussion, synthesizers, backing vocals, sampling), dan Chris Wolstenholme (bass, backing vocals, keyboards, guitars, harmonica). Setelah peluncuran album keempat, Morgan Nicholls juga sering tampil dalam konser Muse sebagai keyboardis, bassis dan backing vokal. Hit single dari band ini diantaranya adalah “Time is Running Out” dan “Hysteria”. Lagu mereka juga ada yang jadi soundtrack film terkenal Twilight Saga, antara lain “Starlight” dan “Neutron Star Collision (Love Is Forever)”. Nah balik ke Gwe. Kadang kan...

Nintendo DS dan Micro Korg di Mangga Dua (Chiptune Story #1)

Nintendo DS + Chiptune Akhir-akhir ini gwe lagi tertarik ama yang namanya Chiptune . Hm.. apa sih Chiptune? Banyak penjelasannya di internet, tapi Gwe akan coba terangin pake bahasa ndiri. Secara simple: Chiptune itu music 8-bit yang biasa kita denger pada video game jaman dulu macam Nintendo-Atari-Amiga. Ternyata musik berfidelasi rendah itu bisa dibikin ndiri loh. Yang sering digunain orang si pake Nintendo GameBoy dengan cartridge/kaset yang namanya LSDJ (Little Sound Disc Jockey) . Pas nyari2 info di internet, Gwe dapet gambaran, untuk yang second: GameBoy+ cartridge/kaset LSDJ harganya sekitar 850rb, dan bisa di-nego. Ada juga yang matok 700rb. Pasarannya sih GameBoy second (gak tau GameBoy biasa ato yang GameBoy Color) sekitar 250rb. Kalo cartridge/kaset LSDJ pasarannya sekitar 650rb. Mayan juga potongannya kalo ambil paket hemat.. sempet ngiler juga buat beli, tapi… Gwe yang kondisi finansialnya terbatas campur pelit ini masih pikir2. Kalo sekedar menghasilkan bunyi/lagu Chi...