Skip to main content

Bersama ASUS, Dunia Masuki Era Laptop AI

Keberadaan Artificial Intelligence atau AI selama setahun terakhir ini naik pamor pesat. Masyarakat dibuat kaget sekaligus terkagum-kagum dengan semakin cerdasnya hasil teknologi komputer ini. Ada AI yang bisa diajak ngobrol secara tekstual maupun oral seperti Chat GPT, ada yang bisa membuat gambar yang ciamik seperti Leonardo, dan ada juga yang bisa bikin lagu seperti SUNO. Dalam menggunakan teknologi ini, tentu dibutuhkan hardware yang mumpuni. ASUS menjawab tantangan tersebut dengan menghadirkan jajaran laptop AI besutannya yang disebut ASUS AI. Komunitas Blogger Semarang berkesempatan berkenalan dengan laptop canggih ini pada acara Media Roadshow 2024 di Awann Sewu Hotel pada Kamis, 6 Juni 2024.

“ASUS AI merupakan bentuk komitmen ASUS dalam menghadirkan inovasi teknologi laptop terdepan. Bahkan hingga saat ini, ASUS merupakan satu-satunya brand laptop yang konsisten menghadirkan jajaran laptop AI serta memiliki portofolio produk paling lengkap.” Begitu yang dinyatakan oleh Jimmy Lin, ASUS Southeast Asia Regional Director dalam press rilisnya. Ditambahkannya, semua laptop yang memiliki logo ASUS AI dipastikan hadir sebagai laptop AI, sehingga masyarakat Indonesia tidak akan kesulitan saat mencari laptop AI.

Keunggulan laptop ASUS AI adalah memiliki NPU atau Neural Processing Unit yang merupakan chip khusus yang membuat pemrosesan AI menjadi jauh lebih efisien. Selanjutnya, laptop ini dibekali sistem operasi Windows 11 Home, dengan fitur Copilot untuk dukungan AI. Copilot melengkapi keahlian dan kreativitas pengguna dengan bantuan kecerdasan serta jawaban relevan.

 

Tiga Pilihan Laptop ASUS AI

Ada tiga laptop ASUS AI unggulan yang dapat dipilih oleh masyarakat: pertama, Zenbook DUO (UX8406) yang memiliki layar ganda, kedua, Zenbook S 13 OLED (UX5304) yang paling tipis dan ringan, serta ketiga, Zenbook 14 OLED (UX3405) yang diakui sebagai laptop AI pertama di Indonesia. Berikut penjelasan lebih detailnya:

1) Zenbook DUO (UX8406)

Sebagai laptop AI dengan dua layar satu-satunya ada saat ini, Zenbook DUO (UX8406) memiliki lima skenario penggunaan, yang membuatnya sangat fleksibel untuk berbagai aktivitas pengguna. Pengguna bisa memilih berbagai mode layar, di antaranya: mode laptop, dual screen, desktop, maupun sharing. Laptop yang dinobatkan sebagai Honoree di ajang CES 2024 Innovation Awards ini ditenagai oleh prosesor Intel® Core™ Ultra Series yang di dalamnya sudah dibekali Intel® AI Boost NPU dan chip grafis Intel® Arc™, serta didukung Windows 11 dengan fitur Copilot untuk pengalaman AI sekaligus multitasking tak tertandingi. Laptop ini dibandroll mulai dari Rp34.999.000,-.

 

2) Zenbook S 13 OLED (UX5304)


Dikenal sebagai laptop AI paling tipis, ringan, dan ringkas. Bobotnya saja hanya 1 kg. Zenbook S 13 OLED (UX5304) juga ditenagai oleh prosesor Intel® Core™ Ultra Series dan didukung Windows 11 serta Copilot, sehingga laptop ini disebut sebagai laptop ASUS AI paling portabel. Sisi unik dari laptop ini adalah bagian belakang layarnya menggunakan bahan Plasma Ceramic Aluminium, yaitu suatu material yang tidak melibatkan cairan kimia sama sekali, sehingga sangat ramah bagi lingkungan. Hal tersebut dibuktikan dengan berbagai sertifikasi ramah lingkungan yang dimilikinya. Di negara merah putih, laptop ini dipasarkan mulai dari harga Rp24.999.000.

3) Zenbook 14 OLED (UX3405)

Sebagai laptop AI pertama di Indonesia, serta memiliki bodi tipis,  Zenbook 14 OLED (UX3405) dibekali prosesor Intel® Core™ Ultra Series, yang merupakan prosesor generasi terbaru yang telah ditenagai oleh AI dan dapat mengakomodasi pemrosesan aplikasi berbasis AI secara lebih optimal dan hemat daya tahan baterai hingga seharian. Laptop ini hadir dengan layar ASUS Lumina OLED beresolusi 3K, serta mengusung desain premium dan portabel dengan bobot hanya 1,2 kg dan ketebalan 14,9mm.  Selain itu, laptop ini juga dianggap bandel karena telah meraih sertifikasi lolos uji ketahanan berstandar militer AS (MIL-STD-810H). Zenbook 14 OLED (UX3405) juga dianggap sebagai laptop ramah lingkungan dengan jejak karbon hingga 50% lebih rendah dibandingkan laptop sekelasnya. ASUS Zenbook 14 OLED (UX3405) dipasarkan mulai dari Rp16.699.000,-.

 

ASUS Juga Kenalkan Laptop Vivobook untuk Pelajar


Tak hanya jajaran laptop AI, ASUS juga membawa Vivobook 14 (A1404) dan Vivobook Go 14 (E1404) sebagai laptop yang terbaik untuk pelajar. Walau ramah di saku, kedua laptop lolos uji ketahanan ekstrem terbukti dengan sertifikasi US Military Grade (MIL-STD-810H). Keduanya ditenagai prosesor 13th Gen Intel® Core™, sistem operasi Windows 11 dan telah dilengkapi Microsoft Office Home and Student 2023 dengan lisensi selamanya.

Vivobook 14 (A1404) dilengkapi layar Full HD serta memori yang dapat di-upgrade. Ia hadir dengan desain yang cukup portabel dengan bobot 1,4 Kg dan ketebalan 1,7 cm. Sedangkan Vivobook Go 14 (E1404) menawarkan desain yang lebih portabel untuk para pelajar dengan mobilitas tinggi dengan bobot hanya 1,3 Kg.  Kedua laptop ini di pasaran Indonesia dijual dengan harga mulai dari Rp6.699.000,- dan Rp6.899.000,-.

Comments

Popular posts from this blog

Piramida Terbalik: Cara Jitu Membuat Artikel Menarik

Sebuah artikel yang baik haruslah padat dan informatif. Bukan malah bertele-tele, berputar-putar, atau malah diulang-ulang. Padahal sejak SD, kita sudah diajarkan menulis. Namun untuk bisa membuat tulisan yang terstruktur, menarik, dan enak dibaca memang ada suatu teknik khusus. Dalam dunia kewartaan teknik tersebut dikenal dengan istilah Piramida Terbalik , yang dilengkapi dengan rumus 5W+1H dalam menulis sebuah berita. Apa sih maksudnya? Tentu saja hal ini bukan mengenai suatu bangunan antik dari negeri Mesir, tetapi istilah ini untuk menggambarkan bagaimana cara kita menulis. Kalau Anda melihat piramida, bentuknya mirip dengan segitiga. Bagian atasnya adalah puncak, makin ke bawah makin lebar. Namun kalau piramida atau segitiga ini posisinya kita balik, terlihat bahwa bagian paling atas yang lebar atau luas, terus mengecil ke bawah menjadi titik runcing. Serupa dengan bentuk segitiga terbalik tersebut, suatu artikel akan lebih terstruktur apabila di bagian awal atau ...

Kamen Rider Zeztz Episode 30 Preview: Antara Keluarga dan Mimpi Buruk

Serial Kamen Rider Zeztz semakin mendekati puncak konflik emosionalnya. Memasuki episode 30, cerita tidak lagi sekadar pertarungan antara Rider dan Nightmare—melainkan pertarungan batin yang jauh lebih dalam: tentang kepercayaan, identitas, dan arti keluarga. ## 💔 Pengkhianatan yang Menghancurkan Episode ini akan menyoroti hubungan kompleks antara Baku dan Minami. Selama ini, Minami (Yagi Miki) dikenal sebagai adik dari Baku. Namun kenyataan pahit terungkap—Minami ternyata adalah agen dari organisasi misterius CODE. Fakta ini menghancurkan kepercayaan Baku. Sebagai pengingat, organisasi CODE dalam seri ini merupakan kelompok rahasia yang beroperasi di dunia mimpi untuk melawan makhluk bernama Nightmare, namun sering menggunakan metode yang kejam dan manipulatif. Ketika Baku mengetahui kebenaran ini, emosinya memuncak: * kecewa karena merasa dibohongi, * marah karena hubungan keluarga ternyata hanya ilusi, * dan bingung karena perasaannya terhadap Minami tetap tidak berubah. Di sinilah...

Antarkan Kebaikan dengan Jasa Pengiriman Paxel, dan Dapatkan Saldo Ratusan Ribu Rupiah

Meskipun jual-beli online udah cukup lama ada di Indonesia dan jadi budaya, Gwe sendiri masih belum banyak manfaatin. Biasanya sih sebagai pembeli yang tahunya order barang dan berharap pesanan cepat sampai dan barang dalam kondisi baik. Gak peduli jasa pengiriman yang dipakai apa, entah itu yang BUMN atau swasta. Kayaknya sih sama aja, rata-rata butuh beberapa hari waktu pengiriman. Kalau mau ekspedisi yang ekspres, besok hari nyampe, bayarnya lebih mahal. Pernah sih Gwe pakai jasa pengiriman, namun yang paling banter buat nganter surat atau dokumen. Kalau barang lain sepertinya belum. Mungkin nanti kalau Gwe udah mulai jualan online kaos lucu atau barang lain. Namun ternyata ada Jasa Pengiriman baru yang beda nih. Katanya dia bisa kirim dan sampai same day , alias di hari yang sama, namanya Paxel . Wah masak iya bisa sih? Gwe perlu ngebuktiin nih. Gwe pun dateng ke acara Blogger Gathering Paxel pada hari Kamis, 22 November  2018 di Hans Kopi jalan Veteran, Semarang. Acar...