Skip to main content

yozar.remixer into Sound Cloud

Kalau seseorang tidak memiliki keberuntungan tingkat semesta raya, tidaklah mudah agar karyanya dikenal dan populer. Hal itu juga berlaku untuk musisi. Meskipun seseorang karyanya bagus, tapi kalau orang-orang nggak tahu, sama aja percuma. Di masa lalu, lagu karya musisi diperkenalkan kepada masyarakat bisa secara langsung melalui pentas, atau melalui media radio. Cara yang pertama bisa dilakukan dengan ikut festival di sekolah atau kampus, atau mengikuti gigs yang diadakan oleh komunitas. Sementara itu untuk cara yang kedua, musisi harus bisa masuk atau bergabung dengan major label atau label rekaman yang akan mengatur soal rekaman lagu dan mendistribusikan dengan melakukan promosi ke radio-radio. Tidak mudah untuk menjadi musisi saat itu.

Dengan adanya perkembangan internet, musisi dimudahkan untuk mengenalkan karyanya kepada para pendengar/masyarakat. Musisi dapat memperkenankan karyanya untuk di-download atau sekedar diputar untuk didengar. Ada banyak tempat penyimpanan file atau file-sharing di internet. Namun ada kerugian untuk musisi dengan adanya file sharing ini, yaitu tidak mendapatkan hasil material apapun dari orang-orang yang men-download file lagunya. Agar lebih aman, musisi dapat bergabung dengan social media yang memperkenankan penggunanya untuk memutar lagu saja, semacam MySpace. Opsi download dapat dimunculkan, dapat pula tidak. Pada perkembangannya beberapa website semacam itu bermunculan, seperti Reverb Nation dan Sound Cloud. Keuntungan dari social media semacam ini adalah dimungkinkannya adanya komunikasi antar pengguna, sehingga antara musisi maupun penikmat lagu dapat saling berinteraksi. Di Sound Cloud, user bisa memberikan komentar di bawah waveform lagu. Fitur yang Gwe lihat di Sound Cloud ini sangat  menarik. Karena Gwe sudah memantapkan hati untuk lebih concern ke musik, maka Gwe berupaya untuk into Sound Cloud, atau lebih memperdalam social media ini, baik memahami isinya maupun berinteraksi dengan pengguna-pengguna lainnya.

Di bulan Juli ini Gwe upload 3 lagu karya lama Gwe dari album FLS 2nd BASyik yang berjudul “Dunak”, “Servaria”, dan lagu dari album FLS BASyiK yang berjudul “Dizzy Powder”. Basic musik Gwe memang electronic, dan Gwe tertarik dengan Dance, Trance, serta Rave. Namun belakangan ini Gwe mulai kenal dengan DubStep. Dengan into Sound Cloud ini Gwe berharap agar karya-karya Gwe lebih dikenal oleh masyarakat/pendengar, baik nasional maupun internasional. Cheers!

Inilah alamat Sound Cloud Gwe:
http://soundcloud.com/yozar-remixer

Comments

Popular posts from this blog

Piramida Terbalik: Cara Jitu Membuat Artikel Menarik

Sebuah artikel yang baik haruslah padat dan informatif. Bukan malah bertele-tele, berputar-putar, atau malah diulang-ulang. Padahal sejak SD, kita sudah diajarkan menulis. Namun untuk bisa membuat tulisan yang terstruktur, menarik, dan enak dibaca memang ada suatu teknik khusus. Dalam dunia kewartaan teknik tersebut dikenal dengan istilah Piramida Terbalik , yang dilengkapi dengan rumus 5W+1H dalam menulis sebuah berita. Apa sih maksudnya? Tentu saja hal ini bukan mengenai suatu bangunan antik dari negeri Mesir, tetapi istilah ini untuk menggambarkan bagaimana cara kita menulis. Kalau Anda melihat piramida, bentuknya mirip dengan segitiga. Bagian atasnya adalah puncak, makin ke bawah makin lebar. Namun kalau piramida atau segitiga ini posisinya kita balik, terlihat bahwa bagian paling atas yang lebar atau luas, terus mengecil ke bawah menjadi titik runcing. Serupa dengan bentuk segitiga terbalik tersebut, suatu artikel akan lebih terstruktur apabila di bagian awal atau ...

Apakah Penghasilan dari Profesi Penulis Bisa untuk Hidup di Indonesia?

Sewaktu kuliah di program studi S1 Sastra Inggris sekitar 20 tahun lebih yang lalu, saya sempat ingin bekerja dan hidup sebagai penulis. Artinya saya berharap mendapat penghasilan yang layak dengan menjadi penulis, khususnya untuk karya fiksi. Secara konkretnya yaitu membuat novel. Saat itu iklim perbukuan cetak di Indonesia masih cukup baik. Orang masih banyak yang mau membeli buku, meskipun internet mulai menjadi budaya di masyarakat. Namun saat itu saya masih dalam fase belajar. Tak satupun naskah saya diterima penerbit mayor. Maka itulah kenapa saya akhirnya bersikap realistis dengan melamar kerja sebagai karyawan. Kesempatan naskah saya terbit akhirnya datang setelah saya bekerja sebagai karyawan. Namun dari penjualan novel/buku saya, ternyata hasilnya kurang menggembirakan. Memang ada royalti, tapi tidak terlalu banyak. Hanya sekedarnya buat jajan. Seolah bahwa penghasilan dari menulis hanyalah sambilan. Padahal pada kenyataannya, untuk menghasilkan suatu karya yang menarik, butu...

Preview Episode 08 – Kamen Rider Zeztz

Pendahuluan Serial Kamen Rider Zeztz, yang dikenal sebagai bagian dari waralaba tokusatsu Kamen Rider Series, mengusung tema “mimpi sebagai misi” di mana sang protagonis Baku Yorozu (diperankan oleh Ryutaro Imai) memasuki dunia mimpi sebagai agen rahasia untuk melawan makhluk yang disebut Nightmares. ( Kamen Rider Wiki ) Untuk Episode 08 (judul Jepang: Case8: Entertain/饗(もてな)す , Motenasu) — seperti tercatat di daftar episode resmi. ( Kamen Rider Wiki ) Dalam preview-nya, muncul sebuah lokasi baru yang menarik: sebuah restoran klasik bernama Royal Jōkin , yang telah berusia seabad, dan menjadi pusat dari konflik cerita kali ini—bercampur antara tradisi kuliner dan ancaman senjata biologis. Berikut adalah ulasan lengkap preview Episode 08: latar cerita, poin kunci konflik, karakter yang terlibat, serta beberapa spekulasi dan hal yang layak diperhatikan. 1. Latar Cerita & Konflik Utama Royal Jōkin adalah restoran yang sudah berusia sekitar satu abad – sebuah warisan kuliner yang...