Sadari Batasmu, Jangan Begadang Bila Tak Ada Perlunya

Sesunggahnya Allah SWT sudah mendesain manusia dengan sistem kerja yang sebaik-baiknya, dimana ada kalanya ia beraktifitas dan di saat lain ia harus beristirahat. Namun ada kalanya orang memaksakan diri untuk tetap beraktifitas melebihi batas kemampuan tubuhnya. Mungkin karena jenis profesi yang dijalaninya atau sekedar untuk bersenang-senang, seperti begadang dan lain sebagainya.
-->
Dalam Al Qur’an surat Al Qashahs: 73, Allah berfirman, "Dan karena rahmatNya, Dia jadikan untukmu malam dan siang, supaya kamu beristirahat pada malam itu dan supaya kamu mencari sebagian dari karuniaNya (pada siang hari) dan supaya kamu bersyukur".
Peristiwa meninggalnya Mita Diran yang berprofesi sebagai copywriter di agency, Y&R (Young & Rubicam) Asia, Jakarta karena 30 jam bekerja pada Desember 2013 lalu, serta beberapa gamer di negara luar negeri yang meninggal karena terlalu lama bermain game, menunjukkan kepada kita semua bahwa kita perlu sadar akan batas.

Maha suci Allah atas firman-Nya yang dapat dikaji secara ilmiah tentang tubuh manusia tersebut, menurut Staf Divisi Gastroenterologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-RSUPNCM, dr. H Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP, “50 jam itu sudah waktu maksimal orang bekerja per minggunya. Tapi. tergantung dari jenis pekerjaannya.

Menurut dr. Ari, masing-masing orang memiliki kapasitas tubuh yang berbeda. Ada kalanya seseorang mampu untuk bekerja maksimal di waktu yang seperti itu, tapi ada pula yang memang membutuhkan waktu istirahat karena terlalu lelah dalam bekerja dengan waktu maksimal itu.

Lebih lanjut menurut dr. Ari, setiap orang harus mengetahui ada prinsip kerja sehat agar tubuh tidak gampang drop, yaitu 8 jam untuk bekerja keras, 8 jam untuk bekerja ringan, dan 8 jam untuk tidur. Bila memang tak sanggup, minimal para karyawan harus tidur selama 6 jam sehari. Di mana ada kesempatan untuk beristirahat, pergunakanlah waktu itu sebaik-baiknya.

Karena itu lah kita sebagai manusia harus bisa mengatur diri kapan waktunya istirahat, kapan beraktivitas, meskipun misalnya profesi menuntut untuk bekerja pada malam hari, seperti jadwal jaga perawat, dokter, satpam, dj, pemain band cafe, penulis skenario stripping, dll, atau karena kesukaan pada sesuatu, seperti main game, nonton bola. Jadi boleh saja kita begadang, asal ada artinya, kata lirik lagu calon presiden yang gagal melaju di pemilu 2014, bang Haji Profesor Rhoma Irama.

Sumber:
http://almanhaj.or.id/content/2915/slash/0/tidur-dalam-tatanan-sunnah/
http://health.liputan6.com/read/775716/berapa-lama-batas-maksimal-orang-bekerja
http://www.trotoar.co/wp-content/uploads/2014/02/Wanita-Tidur.jpg

Comments

Popular posts from this blog

Tutorial Cara Menghubungkan Keyboard Musik dengan Komputer

Film Rurouni Kenshin: Kyoto Inferno Bahasa Indonesia

Membantu Operasi Kaki Kucing