Skip to main content

Antara Pengarang dan Penulis

Di dunia buku tulis kita sering banget denger istilah pengarang dan juga penulis. Sebenernya sama ama beda sih?
.
Sebagai Referensi utama tentu saja kita cek Kamus Besar Bahasa Indonesia alias KBBI. Kata “pengarang” di KBBI dijelaskan sebagai “Orang yang mengarang cerita, berita, buku, dan sebagainya”; lalu ada tanda titik koma “penulis”. Berarti di sini arti “pengarang” dan “penulis” dianggap sama.
.
Nah, gimana kalau sebaliknya, apa sih definisi “penulis”? Menurut KBBI “penulis” dapat berarti 1. Orang yang menulis, dan 2. Pengarang.
.
Oke jadi jelas sekarang ya, Pengarang dan Penulis itu sama, namun... Sejumlah orang berpendapat lain. 
.
Kalau menurut archangelink.com author alias pengarang dianggap berorientasi pada diri sendiri (self-oriented), sedangkan penulis (writer) berorientasi pada layanan (service-oriented). Apa maksudnya? Pengarang dianggap sebagai seseorang yang percaya diri untuk menulis apa yang ingin dia tulis. Sesuai passion, minat, hasratnya. Dia tidak peduli tulisannya akan dibaca atau tidak, terjual banyak atau malah nggak laku sama sekali. Pengarang adalah seseorang idealis, yang tidak bisa dipaksa menulis suatu karya tertentu. Website ini memberi contoh pada kasus J.K. Rowling, yang awalnya merupakan pengarang novel laris Harry Potter. Setelah serial ini berakhir, Rowling kemudian menulis buku yang genrenya lain sama sekali, yaitu The Cuckoo’s Calling dan The Casual Vacancy. Dia menulis karena ingin.
.
Sementara seorang Penulis, dia akan mencermati tren, apa yang sedang hits, dan laku serta diterima di pasaran. Penulis akan menyesuaikan diri membuat tulisan yang dibutuhkan atau sekiranya bermanfaat untuk masyarakat. Bahkan seorang penulis bisa saja menjadi ghost writer, alias menulis sesuai pesanan yang nantinya namanya bahkan sama sekali tidak muncul di buku. Penulis adalah seorang profesional yang bersedia berkompromi dengan pasar.
.
Pendapat lain berasal dari pak Bambang Trimansyah, seorang Editor profesional. Dalam bukunya “Inilah Menulis & Menyunting Profesional”, ia menyatakan bahwa aktivitas “mengarang” lebih dekat pada aktivitas imajinasi, sedangkan menulis lebih dekat pada aktivitas mekanis menata kata, hingga membentuk sebuah tulisan. Karena itu “Karangan” lebih dekat ke “karya fiksi:, seperti cerpen dan novel, sedangkan “tulisan” lebih dekat ke “karya tulis faktual”, seperti: berita, artikel, dan opini.
.
Menyimpulkan pendapat pak Bambang, Jadi pengarang itu bisa berkhayal, berandai-andai dan memiliki ide, namun nggak bisa nulis. Sebaliknya, penulis bisa membuat rangkaian kata, asalkan dibekali bahan, materi, dan tema. 
.
Di luar negeri lazim adanya kolaborasi antara pengarang dan penulis dalam berkarya. Contohnya: penulis seri Chicken Soup Jack Canfield berpasangan dengan Mark Victor Hansen. Lalu di dunia komik, pengarang Marvel Stan Lee, berpasangan dengan artis Jack Kirby atau Steve Ditko.
.
Bisa jadi seorang penulis juga pengarang. Dia dapat berimajinasi dan melakukan tata tulis yang baik. Namun sebaliknya pengarang belum tentu mengusai teknik tata tulis. Yang pasti, antara pengarang dan penulis sama-sama penting dan baik.
.
Ohya, tadi ada yang kelupaan, kita tidak membahas soal sastrawan ya? Apa hubungannya antara pengarang, penulis dan sastrawan? Hm... Mending kita bahas lain kali lah ya.
.
Closing: Oke terima kasih sudah menonton video ini. Jangan lupa untuk Subscribe atau Langganan ke channel saya ini, Like, serta Share bagikan video ini ke semua orang yang Anda kenal. Bye bye!
.
Sumber:
Romeltea.com
archangelink.com
Trimansyah, Bambang. “Inilah Menulis & Menyunting Profesional”. Jakarta: PT Inkubator Penulis Indonesia. 2016.

Comments

Popular posts from this blog

Sisi Lain Kebencian! Preview Kamen Rider Gavv episode 38

Episode 38 dari Kamen Rider Gavv diprediksi akan menjadi titik balik emosional dan naratif yang penting, terutama bagi karakter Hanto dan Jeep Stomach. Ketegangan tidak hanya terjadi dalam pertarungan fisik, tetapi juga konflik batin yang mengguncang identitas dan pilihan hidup para karakter utama. 🍡 Toko Manisan dan Kenangan Pahit Shouma (Chinen Hidekazu) dan rekan-rekannya mendapat misi unik dari Happy Pare : menghidupkan kembali sebuah toko manisan tradisional Jepang yang sudah lama vakum. Tampaknya ini akan menjadi selingan ringan dari konflik besar, namun justru menjadi awal dari konfrontasi emosional yang mendalam. Di toko tersebut, mereka bertemu Kenji (Yoshioka Mutsuo), seorang pengrajin wagashi berbakat… yang ternyata adalah Granute , antagonis yang selama ini diburu Hanto karena menculik ibunya. Hanto (Hino Yusuke) yang selama ini menghidupi dirinya dengan semangat balas dendam mendadak goyah, apalagi ketika melihat Kenji mendapat tempat sebagai sosok ayah kedua...

Piramida Terbalik: Cara Jitu Membuat Artikel Menarik

Sebuah artikel yang baik haruslah padat dan informatif. Bukan malah bertele-tele, berputar-putar, atau malah diulang-ulang. Padahal sejak SD, kita sudah diajarkan menulis. Namun untuk bisa membuat tulisan yang terstruktur, menarik, dan enak dibaca memang ada suatu teknik khusus. Dalam dunia kewartaan teknik tersebut dikenal dengan istilah Piramida Terbalik , yang dilengkapi dengan rumus 5W+1H dalam menulis sebuah berita. Apa sih maksudnya? Tentu saja hal ini bukan mengenai suatu bangunan antik dari negeri Mesir, tetapi istilah ini untuk menggambarkan bagaimana cara kita menulis. Kalau Anda melihat piramida, bentuknya mirip dengan segitiga. Bagian atasnya adalah puncak, makin ke bawah makin lebar. Namun kalau piramida atau segitiga ini posisinya kita balik, terlihat bahwa bagian paling atas yang lebar atau luas, terus mengecil ke bawah menjadi titik runcing. Serupa dengan bentuk segitiga terbalik tersebut, suatu artikel akan lebih terstruktur apabila di bagian awal atau ...

Membalikkan Keadaan: Master Gavv! Preview Kamen Rider Gavv episode 36

Episode 36 dari Kamen Rider Gavv menjanjikan sebuah ledakan emosi dan aksi yang memuncak ketika strategi jahat Rango (Tsukamoto Takashi) mencapai tahap baru yang mencengangkan. Dalam semalam, ia memicu insiden penghilangan massal —tanda bahwa kekacauan sudah mencapai titik kritis. Tiga pahlawan kita, Shoma (Chinen Hidekazu), Hanto (Hino Yusuke), dan Rakia (Shoji Kohei), akhirnya berhadapan langsung dengan Rango. Meski telah mengandalkan kekuatan Overgavv hasil modifikasi dengan Gochipod , mereka harus menerima kenyataan pahit: Rango masih berada jauh di atas angin. Pertempuran brutal itu berakhir dengan kekalahan telak di pihak para Rider. Namun, alih-alih patah semangat, kekalahan ini justru menjadi titik balik. Ketiganya bersiap kembali dengan strategi baru. Tapi waktu tak banyak. Rango telah memilih target berikutnya— sebuah konser live , tempat ribuan orang berkumpul, termasuk Ritsuko (Tanaka Riko), teman baik Sachika (Miyabe Nozomi). Melihat bahaya yang akan datang, Shoma m...